Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Naskah Kuno Tingkatkan Literasi Masyarakat
Selasa, 14 April 2026 20:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tidak hanya menyimpan naskah kuno, tetapi juga memanfaatkannya secara maksimal untuk meningkatkan literasi nasional.
“Potensi yang dimiliki Perpusnas harus mampu ikut mendorong minat baca masyarakat. Naskah yang sudah didigitalisasi jangan hanya disimpan. Pemanfaatan secara maksimal harus segera direalisasikan,” kata Lestari, dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Data internal Perpusnas per 2026 mencatat, total koleksi naskah nasional mencapai 143.259 eksemplar, baik di dalam maupun luar negeri. Namun yang tersimpan di Perpusnas baru 13.318 naskah.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar Adalah Hoax
Dari jumlah itu, yang sudah didigitalisasi hanya 7.987. Akibat efisiensi anggaran, target penyelamatan naskah turun drastis dari 10.300 menjadi hanya 2.165 naskah.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, naskah kuno adalah bukti tradisi intelektual bangsa. Jika tidak diarusutamakan sebagai bahan belajar, maka upaya pelestarian kehilangan makna.
Rerie berpendapat bahwa naskah Nusantara mengandung kearifan lokal yang relevan untuk pembangunan masa depan.
Baca juga : Kemendagri Perkuat Peran Daerah untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem
Sehingga, ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, upaya Perpusnas menyelamatkan naskah saja tidak cukup.
Lebih dari itu, ujar legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, peran Perpusnas mendorong peningkatan literasi masyarakat juga harus konsisten dilakukan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, berpendapat bahwa mengupayakan kemudahan masyarakat mengakses naskah-naskah Nusantara merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat.
Baca juga : Pakar: Pak JK Semestinya Lebih Bijak, Jangan Menakut-nakuti Masyarakat
"Merawat naskah berarti merawat akal budi bangsa. Jangan sampai upaya penyelamatan naskah kuno ini hanya jadi langkah administrasi semata," pungkas Rerie.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya