Dark/Light Mode

Buka Kontes Sapi APPSI Di Wonosobo, Muzani: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Minggu, 26 April 2026 13:55 WIB
Ketua MPR RI Ahmad Muzani resmi membuka Piala Ketua MPR RI Kontes Sapi Asosiasi Peternak Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Wonosobo, Sabtu (25/4/2026). Foto: MPR
Ketua MPR RI Ahmad Muzani resmi membuka Piala Ketua MPR RI Kontes Sapi Asosiasi Peternak Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Wonosobo, Sabtu (25/4/2026). Foto: MPR

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Ahmad Muzani resmi membuka Piala Ketua MPR RI Kontes Sapi Asosiasi Peternak Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Wonosobo, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, Muzani menegaskan bahwa kesejahteraan peternak sapi menjadi indikator penting pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus ketahanan pangan Indonesia.

Menurutnya, penyelenggaraan kontes yang berdekatan dengan momentum Iduladha menjadi “jackpot” bagi para peternak.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi untuk saling berbagi pengetahuan, mulai dari teknik penggemukan, peningkatan bobot harian, hingga mitigasi penyakit ternak seperti PMK, LSD, dan penyakit gondok.

Baca juga : Harga Komoditas Naik, RI Dinilai Perlu Terapkan Windfall Tax

“Kontes ini adalah cara kami memberi gairah dan semangat bagi para peternak. Jika pendapatan peternak bagus dan mereka sumringah, insyaallah Indonesia makmur. Ini tandanya ekonomi bergerak dan daya beli masyarakat tumbuh baik,” ujar Muzani.

Muzani juga menyoroti potensi besar Wonosobo sebagai salah satu sentra peternakan nasional, khususnya sapi perah. Ia menyebut, produksi susu dalam negeri saat ini baru mampu memenuhi sekitar 23–25 persen kebutuhan nasional.

Artinya, masih ada peluang pasar hingga 75 persen yang dapat diisi produk lokal. Terlebih, dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebutuhan akan susu segar dan komoditas pangan berkualitas diprediksi meningkat signifikan.

Muzani mengungkapkan, program tersebut sudah mulai berdampak pada petani sayur di Wonosobo, di mana permintaan pasar meningkat bahkan sebelum masa panen.

Baca juga : Komisi VII DPR Minta Pemerintah Perkuat Sektor Manufaktur

“Kami berharap Wonosobo dengan iklim yang sejuk bisa menjadi sentra pemenuhan gizi nasional, khususnya susu segar. MBG adalah barokah bagi petani sayur, telur, dan daging. Kita ingin seluruh rakyat Indonesia sehat dan terpenuhi gizinya,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, dukungan Pemerintah terhadap sektor peternakan juga terlihat dari kehadiran perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Pertanian memberikan hadiah lima ekor sapi dengan bobot masing-masing di atas satu ton kepada para peternak. Tak hanya itu, panitia juga menyediakan hadiah umrah bagi lima peserta yang beruntung.

Menutup sambutannya, Muzani mengapresiasi berbagai kebijakan Pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat, seperti penurunan Ongkos Naik Haji (ONH) selama dua tahun berturut-turut serta pemberian diskon pupuk hingga 20 persen di tengah ketidakpastian global.

Baca juga : Stafsus Menag Perkenalkan Wajah Islam Indonesia yang Damai

“Meskipun kondisi dunia sedang tidak menentu akibat konflik global, pemerintah tetap berkomitmen menjaga agar harga pupuk tetap terjangkau bagi petani. Mari kita jaga persatuan dan kerukunan agar pembangunan ini terus berlanjut,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.