Dark/Light Mode

Gandung Pardiman: Sport Tourism Bisa Jadi Mesin Devisa Baru

Jumat, 19 Juni 2026 11:42 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VII DPR Gandung Pardiman menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sport tourism melalui penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional, seperti Jakarta International Marathon.

Menurutnya, kegiatan semacam ini terbukti efektif mendatangkan devisa serta menggerakkan perekonomian daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Gandung menilai, konsep penyelenggaraan event olahraga yang dipadukan dengan promosi destinasi wisata perlu direplikasi di berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia.

“Kalau ingin menambah devisa secara cepat, jangan hanya mengandalkan pantai, candi, atau keindahan alam. Destinasi tersebut harus dikolaborasikan dengan event olahraga berskala internasional. Contohnya Jakarta International Marathon, dampak ekonominya langsung terasa. Wisatawan mancanegara maupun domestik akan menyewa hotel, membeli tiket pesawat, makan, dan berbelanja oleh-oleh, sehingga memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan UMKM,” ujar Gandung Pardiman, Jumat (19/6/2026). 

Baca juga : Dembele Warning Prancis, Messi Bisa Bikin Argentina Juara Dunia Lagi

Ia menyoroti besarnya dampak ekonomi dari Jakarta International Marathon 2026 yang diikuti sekitar 45.000 peserta, menjadikannya salah satu ajang lari terbesar di Asia Tenggara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.012 peserta merupakan wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk mengikuti perlombaan.

Menurut Gandung, para pelari asing umumnya menginap selama tiga hingga lima hari, berwisata, dan berbelanja di sekitar lokasi kegiatan.

Kondisi ini menciptakan multiplier effect yang signifikan bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM.

Baca juga : DPR Dorong Wisman Masuk Indonesia, Sektor Pariwisata Bisa Jadi Tameng Devisa Saat Krisis

“Wisatawan olahraga biasanya membelanjakan uang dua hingga tiga kali lebih besar dibanding wisatawan biasa karena mereka datang bersama tim, keluarga, maupun pendamping seperti fisioterapis. Ini peluang besar bagi Indonesia,” katanya.

Gandung menegaskan bahwa sport tourism harus menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata nasional.

Menurutnya, promosi destinasi wisata perlu dibarengi dengan penyelenggaraan event olahraga internasional yang mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Ia juga mendorong agar program sport tourism masuk dalam strategi promosi nasional Wonderful Indonesia dengan target penyelenggaraan sedikitnya 20 event olahraga internasional setiap tahun.

Baca juga : Gandung Pardiman: Pariwisata Jadi Tameng Devisa di Tengah Krisis Global

“Jika dikelola secara serius, dampaknya akan sangat besar terhadap perekonomian daerah dan nasional. Event seperti Labuan Bajo Ultra, Borobudur Marathon, Jogja Marathon, dan Danau Toba Triathlon perlu ditingkatkan kelasnya menjadi bagian dari kalender dunia sehingga menjadi agenda tahunan yang ditunggu wisatawan mancanegara maupun domestik,” ujar legislator Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut.

Menurut Gandung, penguatan sport tourism tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga dapat menjadi instrumen baru dalam mendongkrak devisa dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.