Dark/Light Mode

Usai Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026

Plt. Sesjen Soroti Kejutan DKI Dan Dominasi Kalimantan

Kamis, 27 Agustus 2026 19:13 WIB
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah saat Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: MPR RI
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah saat Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Foto: MPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mengapresiasi pelaksanaan Grand Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional yang berlangsung lancar.

Menurutnya, perhelatan tahun ini tidak hanya menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam memahami nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, tetapi juga menghadirkan kejutan dengan masuknya perwakilan DKI Jakarta ke babak final serta dominasi peserta dari Pulau Kalimantan.

Hal tersebut disampaikan Siti Fauziah usai penyelenggaraan Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Tingkat Nasional di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

“Alhamdulillah, kegiatan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2026, Grand Final-nya sudah selesai. Saya sangat bangga bahwa kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar,” ujar Siti Fauziah.

Ia menilai, LCC Empat Pilar tidak sekadar menjadi ajang kompetisi pengetahuan antarpelajar, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas pemahaman, penghayatan, dan penerapan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Siti Fauziah, terdapat perkembangan positif dalam pola pertanyaan maupun kemampuan peserta pada LCC tahun ini. Para peserta tidak lagi hanya dituntut menghafal materi, tetapi juga harus mampu menalar, memahami substansi persoalan, serta menghubungkannya dengan implementasi nilai-nilai Empat Pilar.

“Saya salut dan bangga karena mereka, baik soal hafalan, nalar, maupun implementasi dalam kehidupan sehari-hari, bisa dijawab dengan baik sekali oleh para peserta,” katanya.

Baca juga : Mitigasi Risiko Kemarau, Kemenhut Selamatkan & Translokasikan Orangutan Kalbar

“Sekarang ini bukan hanya menghafal, tetapi mengimplementasikan atau merumuskan penerapan makna dari Empat Pilar ini. Kalau dulu kebanyakan hafal, sekarang tidak. Pertanyaan-pertanyaan kita lebih menjurus kepada kemampuan menalar atau memahami substansi dari satu persoalan yang kita tanyakan,” jelasnya.

Siti Fauziah mengatakan, salah satu hal yang menarik dalam Grand Final tahun ini adalah semakin beragamnya keterwakilan daerah. Dari empat tim yang berhasil melaju ke babak final, dua berasal dari Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara. Dua tim lainnya berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Menurutnya, komposisi tersebut menjadi indikator positif bahwa LCC Empat Pilar semakin mampu menjangkau dan melahirkan peserta berprestasi dari berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya dari Pulau Jawa.

“Ini satu kebanggaan buat kita dari MPR karena bisa menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya diikuti atau didominasi oleh peserta dari Pulau Jawa,” tuturnya.

Kalimantan bahkan mencatat prestasi tertinggi dalam LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026. Grup B dari SMAN 2 Katingan Kuala, Kalimantan Tengah, keluar sebagai juara pertama dengan perolehan 140 poin.

Posisi berikutnya ditempati Grup C dari SMAN 8 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, dengan 75 poin, Grup A dari SMAN 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara, dengan 70 poin, dan Grup D dari SMAN 2 Bogor, Jawa Barat, dengan 65 poin.

Selain prestasi Kalimantan, Siti Fauziah memberikan perhatian khusus terhadap keberhasilan perwakilan DKI Jakarta yang untuk pertama kalinya berhasil mencapai babak Grand Final.

Baca juga : Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 Lahirkan Juara Baru

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya partisipasi dan semangat peserta dari DKI Jakarta dalam mengikuti LCC Empat Pilar.

“Untuk pertama kalinya, perwakilan DKI Jakarta berhasil melaju ke babak final. Ini menunjukkan semakin besarnya semangat DKI Jakarta untuk mengikuti Lomba Cerdas Cermat ini,” katanya.

Lebih lanjut, Siti Fauziah mengatakan seluruh 38 provinsi di Indonesia mengirimkan perwakilan dalam LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026. Menurutnya, keterlibatan seluruh provinsi menunjukkan semakin luasnya jangkauan sosialisasi Empat Pilar melalui kompetisi tersebut.

“Di tahun 2026 ini, yang menjadi peserta bukan hanya dari tingkat provinsi, tetapi juga dari tingkat kabupaten dan dari daerah yang jaraknya cukup jauh. Ini artinya sosialisasi Empat Pilar melalui Lomba Cerdas Cermat sudah bisa menjangkau lebih luas lagi,” ungkapnya.

Dia berharap pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR RI pada tahun-tahun mendatang dapat terus dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas. Menurutnya, mekanisme seleksi secara daring yang saat ini telah menjangkau tingkat kabupaten/kota perlu terus diperkuat agar informasi dan kesempatan mengikuti LCC dapat dirasakan lebih banyak sekolah di berbagai daerah.

“Kami dari MPR berharap di tahun 2027 kegiatan sosialisasi Empat Pilar melalui Lomba Cerdas Cermat ini bisa dilanjutkan dengan jangkauan yang lebih luas lagi,” kata Siti Fauziah.

“Kami berharap di tahun 2027 informasinya lebih menyebar. Kalau sekarang tingkat kabupaten/kota seleksinya melalui daring, kita berharap nantinya bisa menjangkau lebih jauh lagi ke bawah,” pungkasnya.

Baca juga : Bayangkan Api Itu Di Jakarta

Siti Fauziah menegaskan, pemerataan jangkauan LCC Empat Pilar merupakan bagian penting dari upaya MPR RI memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Dengan jangkauan yang semakin luas, LCC diharapkan tidak hanya melahirkan pelajar berprestasi, tetapi juga generasi muda yang mampu memahami, menalar, dan menerapkan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hadir dalam acara Grand Final tersebut Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ir. Abraham Liyanto; Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Muhammad Hoerudin Amin, Anggota MPR RI dari Kelompok DPD daerah pemilihan Kalimantan Utara Hasan Basri, Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Deputi Bidang Administrasi MPR RI Heri Herawan, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI Dr. Wachid Nugroho, Kepala Biro SDM, Organisasi dan Hukum MPR RI Agus Subagyo, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI Budi Muliawan, serta Inspektur MPR RI Anies Mayangsari Muninggar.

Sementara itu, pada babak semifinal yang berlangsung pada hari yang sama, hadir Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Dr. Tr. Agun Gunandjar Sudarsa, Anggota Badan Sosialisasi MPR RI Hj. Himmatul Aliyah, serra Anggota Badan Pengkajian MPR RI Jialyka Maharani.

Turut hadir sebagai juri daerah Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang Dr. Auliya Khasanofa, Wakil Dekan IV Fakultas Hukum Universitas Trisakti Dr. Tri Sulistyowati, Dosen Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Trisakti Dr. Ninuk Wijaningsih, serta Dosen Hukum Administrasi Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia Dr. Fitriani Ahlan Sjarif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.