Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Curhat Komite III DPD Soal Penanganan Corona
Kebijakan Nggak Jelas, Masyarakat Kebingungan
Sabtu, 11 April 2020 21:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komite III DPD RI menilai pemerintah tidak memiliki panduan yang jelas dalam menerapkan kebijakan penanganan Covid-19 kepada masyarakat. Hal ini mengakibatkan kebingungan dan mispersepsi di tingkat masyarakat.
Pendapat ini disampaikan Wakil Ketua Komite III DPD, Muhammad Gazali dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4). Gazali pun menyebut sejumlah fakta dan kejadian aktual untuk mendukung pendapatnya.
Baca juga : Dubes Singapura dan Jepang Masih di Jakarta
Salah satunya adalah soal di mana masyarakat bisa mengecek apakan mereka positif corona atau tidak. Sama sekali tidak ada informasi soal ini. Karena itu masyarakat di daerah-daerah hingga saat ini masih kesulitan mencari informasi mengenai ke mana mereka harus melakukan pengecekan tentang kondisi kesehatan mereka,” jelas Gazali.
Berikutnya, Gazali juga menyoroti kenapa pemerintah belum memetakan daerah mana saja yang termasuk dalam zona merah, kuning, dan hijau. Hal ini mengakibatkan masyarakat membuat kebijakan mandiri dengan melakukan pembatasan sosial atau lockdown tanpa izin pemerintah pusat. “Dampak lainnya, terjadi konflik sosial seperti penolakan jenazah yang terjadi di sejumlah daerah,” katanya.
Baca juga : Atasi Covid-19, Bupati Tangerang Kedepankan Kebijakan Jaga Jarak Ketimbang Lockdown
Komite III DPR, lanjut Ghazali juga menilai kalau pemerintah tidak tegas dalam menerapkan kebijakan boleh tidaknya mudik. Sebab, juru bicara presiden awalnya melarang. Tetapi belakangan pernyataan jubir presiden dibantah Mensesneg.
“Hal seperti ini membuat masyarakat yang terbiasa melakukan mudik dan masyarakat yang menerima pemudik menjadi bertanya-tanya. Sampai muncul penyataan di tengah masyarakat yang mengatakan, mungkin sebenarnya pemerintah sengaja bersikap demikian untuk menyebarkan Covid-19 ini keseluruh daerah pemudik,” ungkapnya. [KRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya