Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Sekjen DPR: Vaksinasi Di Lingkungan Parlemen Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Jumat, 26 Februari 2021 22:42 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar. (Foto: Ist)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar menegaskan, vaksinasi yang dilaksanakan di lingkungan DPR RI didesain dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Indra menjelaskan, vaksinasi ini adalah bagian dari jadwal yang telah diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang merupakan bentuk proteksi bagi Anggota DPR yang riskan terpapar saat menjalankan tugasnya.  

"Desain kegiatan vaksin dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Di dalam ruangan ada proses verifikasi identitas, pengecekan dari tenaga kesehatan dan setelah divaksin diberi waktu untuk observasi 30 menit," tegas Indra di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2).  

Baca juga : Gus AMI Minta Ustadz Dan Kiai Pesantren Dapat Prioritas Vaksinasi Covid-19

Selain anggota DPR, pemberian vaksin juga menyasar para pegawai di lingkungan DPR.

"Sehingga karena diperuntukkan untuk dukungan terhadap DPR, maka vaksin juga diperuntukkan bagi PNS, Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), petugas cleaning service, tenaga ahli dan lainnya," ungkap Indra.

Dipaparkannya, Setjen DPR berupaya menuntaskan vaksinasi di lingkungan DPR sebagai upaya menanggulangi pandemi Covid-19. "Karena pada prinsipnya semua rakyat Indonesia pasti akan mendapatkan vaksinasi," terang Indra.  

Baca juga : Komisi VI: Kepala BKPM Silakan Ungkap Yang Ganggu Investasi

Ditemui terpisah, Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi Rahmad Budiaji menerangkan, secara umum Kemenkes melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) telah bersurat kepada Setjen DPR yang mana meminta data vaksinasi gelombang kedua bagi pelayan publik di lingkungan DPR.  

Setjen DPR pun menjawabnya dengan data sasaran pelayan publik di DPR sekaligus permintaan waktu dan tempat untuk pelaksanaan vaksinasi.

"Seperti yang diketahui, anggota DPR tidak hanya didukung supporting system melalui PNS, namun juga ada Pegawai Pemerintah non ASN dan Tenaga Ahli," ungkapnya.

Baca juga : Azis Syamsuddin: Virtual Police Harus Tetap Hormati Kebebasan Berpendapat

Dijelaskannya, semua sasaran vaksin di lingkungan DPR, menuju dan keluar dari ruang vaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sembari memperhatikan kenyamanan bagi sasaran vaksin dan para petugas kesehatan yang bertugas.

Vaksinasi yang dilaksanakan di lingkungan DPR ini juga salah satu upaya mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan adanya vaksinasi ini, diharapkan sistem kekebalan tubuh atau herd immunity segera terbentuk dan penularan Covid-19 akan teratasi. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.