Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- 2 Kemenangan Beruntun, PSM Makin Pede di BRI Super League
- Petaka Menit Ke-90, Persib Tumbang di Markas Madura United
- Juventus Vs Rennes Berakhir Imbang, Gol Kemenangan Dianulir VAR
- Debut di Asian Para Games 2026, Abdil Majid Langsung Sabet Emas
- AC Milan Dibantai Bournemouth, Maignan Kena Kartu Merah
RM.id Rakyat Merdeka - Pimpinan Komisi VIII DPR dari PAN, Yandri Susanto meminta Pemerintah tidak membuka hubungan diplomatik dengan Negara Israel.
“Israel harus dijadikan musuh bersama oleh seluruh negara di dunia. Tidak ada kompromi dengan Israel sampai kapan pun," tegas Yandri seperti dikutip Antara Rabu (19/5).
Baca juga : Lagi, Palestina Lancarkan Gelombang Baru Serangan Roket ke Israel
Yandri mengutuk, keras dan mengecam agresi militer Israel terhadap Palestina di Jalur Gaza yang menelan banyak korban jiwa bagi umat muslim.
Menurutnya, Israel harus dijadikan musuh bersama oleh seluruh negara di dunia karena tidak mencerminkan rasa kemanusiaan antara sesame umat.
Baca juga : Roket Palestina Serang Rumah Pejabat Israel
Sekretaris Fraksi PAN DPR itu juga mengajak seluruh masyarakat tidak lagi menggunakan produk-produk Israel dan meminta Pemerintah mengeluarkan kebijakan memboikot produk Israel.
"Kita meminta Pemerintah memboikot produk-produk Israel. Produk mereka tidak boleh lagi masuk ke Indonesia. Kemudian Pemerintah tidak perlu membuka hubungan diplomatik dan pembicaraan-pembicaraan regional," ucapnya.
Baca juga : Solar Dryer Dome Tingkatkan Nilai Tambah Produk Hortikultura Petani
Sebelumnya, Presiden Jokowi dengan tegas meminta agar agresi yang dilakukan oleh Israel ke Palestina segera dihentikan karena hingga kini telah menimbulkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya