Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Bahkan disebut bapak pembangunan. Sampai kini, keluarga Soeharto itu konsisten membangun ekonomi rakyat. Misalnya di basis pertanian, Yayasan Supersemar untuk pendidikan,” katanya.
Sedangkan ideologi nasionalisme itu mengadopsi pemikiran Soekarno, dan ideologi religius dari para tokoh ulama termasuk Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur. “Saya ini orang Nahdlatul Ulama (NU). Kita ingin nasionalisme dan religius itu tidak dibenturkan lagi,” ucapnya.
Baca juga : Jokowi Jangan Dicurigai Lagi
Kini, Parsindo semakin siap mengikuti Pemilu 2024 setelah merampungkan syarat kepengurusan tingkat pusat, dan separuh lebih persyaratan tingkat daerah. Meskipun partai ini menerima baik gerbong Tommy Soeharto, namun partai ini memiliki standar militansi membangun partai. “Kita tidak mau mencantumkan orang-orang yang tidak bisa kerja di dalam kabinet kerja Parsindo,” semangatnya.
Bagi yang ingin bergabung dengan Parsindo diharapkan memiliki kemampuan mengembangkan partai di tengah arus modernisasi dan kelompok milenial. “Saya sebutkan Parsindo rumah pergerakan rakyat,” katanya.
Baca juga : Jalan Anies Makin Lapang
Jusuf menyebut, kerjasama perjuangannya dengan kelompok Tommy Soeharto ini salah satunya terealisasikan dengan dijadikannya kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya kubu Tommy di bilangan Antasari, Jakarta menjadi kantor DPP Parsindo.
“Nah, kantor DPP Parsindo itu jadi pusat IT kita untuk ikut Pemilu. Saat ini, kita sedang menunggu SK Menkumham tentang pengurusan baru. Doakan saja,” tutupnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya