Dark/Light Mode

Tito-DPR-KPU Sudah Seirama

Kok Masih Ada Yang Curiga Pemilu Ditunda

Kamis, 14 April 2022 07:30 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (ketiga kiri), Ketua KPU Hasyim Asyari (kedua kiri), Ketua DKPP Muhammad (ketiga kanan), Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), Anggota KPU Mochammad Afifuddin (kiri) dan Anggota DKPP Teguh Prasetyo (kedua kanan) mengikuti Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR dengan Mendagri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Ketua DKPP itu dalam rangka membicarakan persiapan Pemilu Serentak Tahun 2024. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (ketiga kiri), Ketua KPU Hasyim Asyari (kedua kiri), Ketua DKPP Muhammad (ketiga kanan), Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan), Anggota KPU Mochammad Afifuddin (kiri) dan Anggota DKPP Teguh Prasetyo (kedua kanan) mengikuti Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2022). Rapat Kerja/Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR dengan Mendagri, Ketua KPU, Ketua Bawaslu dan Ketua DKPP itu dalam rangka membicarakan persiapan Pemilu Serentak Tahun 2024. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj).

RM.id  Rakyat Merdeka - Wacana penundaan Pemilu 2024 yang sempat dilemparkan oleh elite parpol benar-benar sudah almarhum. Ibarat orang meninggal, penundaan pemilu itu tinggal dikasih kain kafan, lalu dikuburkan saja. Sayangnya, di luaran masih ada yang curiga pemilu bakalan ditunda.

Kemarin, DPR kembali menggelar rapat kerja dengan pemerintah bersama pengurus baru KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kesimpulan dalam rapat itu tetap sama, yakni pemilu tetap digelar pada 14 Februari 2024.

“Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilu RI, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI menegaskan kembali bahwa hari pemungutan suara pemilihan umum serentak adalah Rabu, 14 Februari 2024,” kata Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia membacakan kesimpulan rapat.

Baca juga : Aji Santoso Maksimalkan Kuota Pemain Muda

Dalam rapat yang sama, DPR dan pemerintah menegaskan juga soal jadwal pemungutan suara serentak nasional dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota serentak. Sesuai kesepakatan bersama, Pilkada serentak akan digelar Rabu, 27 November 2024.

Sebelum membacakan kesimpulan, Mendagri, Tito Karnavian yang ikut dalam rapat itu menyampaikan sikap pemerintah soal Pemilu 2024. Kata Tito, sikap pemerintah tetap komitmen untuk menggelar Pemilu 2024 sesuai jadwal yang disepakati.

“Saya kira apa yang disampaikan Pak Presiden seperti ada di media, pada posisi 14 Februari 2024,” kata Tito, dalam rapat tersebut.

Baca juga : 78 Persen Warga Tolak Pemilu Ditunda

Ia memastikan, tidak ada rapat maupun pembahasan dari pemerintah terkait tahapan pemilu setelahnya. Termasuk dalam rapat terakhir dengn Presiden Jokowi di Istana Bogor, Minggu (10/4) lalu.

Dalam waktu dekat, kata Tito, Jokowi akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpes) untuk pengadaan barang dan jasa terkait logistik Pemilu Serentak dan Pilkada Serentak 2024. Menurut Tito, Perpres tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah komit dalam mendukung penyelenggaraan pemilu 2024 dan pilkada serentak 2024.

“Ini salah satu komitmen pemerintah mendukung penyelenggaraan pemilu,” tegasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.