Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani berkunjung ke kantor DPD Gerindra Kalimantan Barat, Selasa (23/8).
Dalam sambutannya, Sang Sekjen memberikan semangat kepada seluruh kader agar partainya menjadi simbol kekuatan politik dan merekatkan persatuan bangsa.
"Itu sebabnya, Partai Gerindra ingin Prabowo menjadi presiden. Partai Gerindra harus menjadi garda terdepan dalam menguatkan NKRI," ujar Muzani, melalui keterangan tertulis, kepada RM.id, Selasa (23/8).
"Kita ingin Prabowo menjadi presiden, karena visi beliau adalah memperkuat Pancasila, memperkuat persatuan dan kesatuan," semangatnya saat berpidato, dan disambut riuh tepuk tangan para kader yang hadir.
Baca juga : Prabowo Harus Tepat Memilih Juru Selamat
Acara tersebut, dihadiri para anggota dewan, pengurus, hingga sayap Partai Gerindra se-Kalimantan Barat. Di acara itu, Muzani didampingi sejumlah elit partai, seperti Wakil Ketua Umum (Waketum) M. Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan, Sadar Subagyo, Ketua DPP Danang Wicaksono dan Setyoko.
Dalam sambutannya, Muzani menyebut tidak mudah menjaga persatuan dan kesatuan sebuah bangsa. Terlebih, ketika di dalamnya terdapat beragam etnis, budaya, bahasa, hingga agama.
Perbandingannya, belum sampai 77 Tahun, Uni Soviet sudah bubar. Indonesia tetap utuh.
"Republik Indonesia sekarang usianya 77 tahun. Menjadikan Indonesia di usia sejauh ini tidak semua negara bisa melakukannya. Banyak negara yang sekarang di peta tidak ada lagi," katanya.
Baca juga : Prabowo Sudah Mimpi Susun Kabinet
Menurutnya, keutuhan Indonesia ini, salah satu keberhasilan para pendiri bangsa Indonesia atas kesepakatan bahwa perbedaan itu merupakan sebuah kekuatan untuk persatuan.
"Lihatlah yang hadir duduk di sini. Ada yang Melayu, ada yang Batak, Dayak, Bugis, Jawa dan lainnya. Itu artinya Partai Gerindra ikut berkomitmen untuk menjadi kekuatan politik yang menyatukan persatuan dan kesatuan bangsa untuk Indonesia raya," sebutnya.
Perbedaan dan keberagaman, kata Muzani, menjadi nilai-nilai dan keniscayaan politik Partai Gerindra untuk kita menjadi kokoh yang disebut dengan Bhinneka Tunggal Ika.
Wakil Ketua MPR-RI itu menambahkan, itulah sebabnya Partai Gerindra ingin Prabowo menjadi Presiden 2024. Partainya, harus menjadi pemenang di Pileg mendatang. Asumsinya, kekuatan politik Partai Gerindra adalah politik yang menyatukan perbedaan.
Baca juga : Bulurangkis Piala Presiden 2022, Thalita Wakil DKI Tempati Posisi Pertama
"Itulah sebabnya Prabowo bergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf. Beliau tidak ingin persatuan kesatuan bangsa kita yang telah dibangun para pendiri bangsa berpuluh-puluh tahun itu terkoyak hanya karena urusan Pilpres," katanya.
Bila ditakdirkan 2024 Prabowo jadi presiden, lanjutnya, persatuan kebangsaan inilah yang dijadikan kekuatan politik Republik Indonesia. Di bawah panji-panji Pancasila dan Merah Putih, tegasnya, Gerindra akan menjadi kekuatan politik perekat atas segala perbedaan.
"Jangan pernah meragukan bagaimana Gerindra terus berupaya dalam menjaga dan mepertahankan persatuan dan kesatuan bangsa kita," tutupnya, yang disambut Yel-yel Prabowo Presiden dari para pengurus dan anggota dewan bergemuruh gembira usai sambutan dari Sekjen Partai Gerindra. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya