Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Buku Jalan Tengah Golongan Karya Karangan Erwin Aksa Dipuji Airlangga
Senin, 26 Februari 2024 20:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Buku berjudul "Jalan Tengah Golongan Karya: Mengutamakan Persatuan dan Kesatuan demi Kemajuan Bersama" karya Erwin Aksa dan Sharif Cicip Sutardjo, diluncurkan di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Senin (26/2/2024).
Peluncuran dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sekaligus pembukaan Young Political Leaders Angkatan ke-15.
Turut hadir Sekjen Partai Golkar H Lodewijk F Paulus, Ketua Dewan Pembina Akbar Tandjung, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Ace Hasan Syadzily, para tokoh Golkar di Pusat dan Daerah.
Ada dua narasumber bedah buku yang kredibel, yakni Siti Zuhro dan Rocky Gerung.
Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan, buku ini ditulis oleh dua orang kader Golkar.
"Buku ini luar biasa. Karena luar biasa, maka tokoh yang membedah juga harus luar biasa yaitu Rocky Gerung dan Prof Siti Zuhro," kata Airlangga, yang disambut applaus meriah.
Baca juga : Ingat, Urusan Air Tak Bisa Dikesampingkan
Ia menilai, buku tersebut memberi penjelasan bahwa Golkar merupakan partai sentris yang berada di tengah demi kepentingan nasional yang bertujuan untuk membangun kesejahteraan.
"Kita kan selalu partai sentris, partai yang berada di tengah dan juga kepentingan nasional. Nah ini yang selalu dipegang sebagai ideologi Golkar dan ideologi partai pembangunan partai yang bertujuan membangun kesejahteraan nasional," tutur Airlangga.
Sementara itu, Erwin mengatakan, ide penulisan buku berawal dari gagasan para pendiri dan senior Golkar, serta pengurus partai.
Melalui buku ini, pihaknya menegaskan posisi Golkar dengan membahas sejarah partai hingga berbagai isu penting lainnya.
Seperti, ekonomi hijau, revolusi digital, hukum dan kedaulatan negeri, hingga reformasi politik.
Saat membahas sejarah partai, Erwin mengatakan Golkar didirikan oleh petani, buruh, organisasi pemuda/pelajar, dan federasi NGO lainnya dengan berorientasi pada kesejahteraan. Bukan pada ideologi tertentu.
Baca juga : Karen Minta Diberi Jabatan Di Blackstone
"Punya ideologi memang bagus, tapi seringkali debat ideologi tidak selesai. Inilah yang dikritik Presiden Soekarno kalau partai debat ideologi melulu siapa yang mau kerja. Hadirlah golongan karya yang ideologinya adalah kesejahteraan, bukan isme-isme yang ekstrem," ungkap Erwin.
Untuk memastikan tujuan pada kesejahteraan, Golkar tidak berjalan di kiri maupun kanan.
"Kita jalan di tengah, yang lurus, stabil, sejuk, dan tidak ekstrem. Kita ambil jalan yang tujuannya kesejahteraan bersama," tutur Erwin.
Dengan berjalan di tengah, kata Erwin, Golkar bisa ambil nilai-nilai baik yang ada di sisi kiri maupun kanan.
Contohnya, dari sisi kiri atau sosialisme, Golkar dapat mengambil nilai keberpihakan terhadap kelompok miskin dan rentan.
Caranya, dengan memastikan mereka mendapatkan pelayanan publik yang baik.
Baca juga : Masa Tenang, Bamsoet Wisata Kuliner di Purbalingga
"Kita juga ambil nilai yang baik dari sisi kanan, misalnya dari kapitalisme yaitu semangat inovasi, semangat usaha, semangat pantang menyerah dan meritrokrasi," tuturnya.
Sedangkan Rocky menilai, Golkar didirikan secara intelektual dan konseptual, sehingga mampu bertahan hingga saat ini.
Dikatakannya, Golkar bisa bertahan bukan karena kecantikan dan kewangian para caleg ataupun kader.
"Tapi karena didirikan secara intelektual dan konseptual. Saya dukung partai Golkar menghasilkan leader, bukan dealer," pungkas Rocky.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya