Dark/Light Mode

Dewan Syuro PKB se-Jabar Sepakat Pertahankan Soliditas Partai

Selasa, 13 Agustus 2024 10:54 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Soliditas internal partai menjadi salah satu kunci kesuksesan PKB dalam Pemilu Serentak 2024.

Forum Dewan Syuro PKB Jawa Barat bertekad mempertahankan soliditas internal partai ini dalam menghadapi tantangan dan dinamika politik lima tahun ke depan.

Mereka menilai, kekompakan dan kesolidan pengurus PKB di semua tingkatan menjadi kunci sukses dalam kenaikan suara maupun kursi PKB dalam Pemilu 2024.

"Kami merasa bahwa soliditas ini harus dijaga, salah salah satunya dengan mempertahankan manajemen kepartaian yang telah dipraktikkan dalam lima tahun terakhir ini,” ujar Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jawa Barat KH Acep Adang Ruhiyat, saat menyampaikan hasil silaturahmi dan oonsolidasi Dewan Syuro PKB se-Jabar, Selasa (13/8/2024).

Kiai Acep mengatakan, dalam lima tahun terakhir, PKB menunjukkan tren peningkatan kinerja.

Baca juga : Soal Fatwa MUI, BPKH Tunggu Kesepakatan Pemerintah Dan DPR

Hal itu ditunjukkan dari pencapaian peningkatan suara dan kursi hasil Pemilu 2024 serta kontribusi positif kader PKB dalam penyelenggaraan negara, baik melalui jalur legislatif maupun eksekutif.

“Kita sendiri bisa melihat peningkatan suara dan kursi yang cukup signifikan dalam Pemilu 2024, PKB mampu meraih lebih dari 16 juta suara, serta meningkatkan kursi di DPR RI hingga 10 kursi. Peningkatan ini juga terjadi di kursi DPRD provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia,” katanya.

Dari sisi penyelenggaraan negara, lanjut Kiai Acep, kader-kader PKB mampu menunjukkan kontribusi positif, baik dari jalur legislatif maupun eksekutif.

Di jalur legislatif, PKB mampu mengawal lahirnya Dana Abadi Pesantren, serta mendorong terwujudnya peningkatan manajemen layanan pendidikan.

“Sedangkan di jalur eksekutif, baik menteri maupun kepala daerah dari PKB mampu memberikan kontribusi bagi akselerasi pembangunan desa serta upaya meningkatkan layanan dasar di wilayah masing-masing,” katanya.

Baca juga : Telat Setor Duit, Tahanan Dimasukkan Sel Isolasi

Adik Rais Aam PBNU KH Ilyas Ruhiyat ini menegaskan capaian prestasi kader-kader PKB tersebut tidak akan terwujud jika tidak didukung dengan soliditas dan stabilitas pengelolaan partai.

Menurutnya dalam lima tahun terakhir Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mampu menghadirkan manajemen partai yang solid sehingga kader PKB bisa fokus pada tugasnya masing-masing.

“Selain itu Gus Muhaimin mampu menciptakan ruang demokratis sehingga pengurus dan kader bisa meningkatkan kapasitas dan kreativitas masing-masing. Situasi ini harus dipertahankan selama lima tahun kedepan,” katanya.

Kiai Acep menilai, tantangan Indonesia lima tahun ke depan akan semakin berat, terutama dalam bidang ekonomi.

Menurutnya kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi Nahdliyin yang menjadi konstituen terbesar PKB.

Baca juga : Hari Anak Nasional, Asabri Percepat Penurunan Stunting di Kota Serang

Soliditas PKB akan menjadi kunci penting dalam mengawal kepentingan Nahdliyin untuk bisa survive menghadapai berbagai tantangan terutama di bidang ekonomi.

"Maka jika ada berbagai upaya untuk memecah belah PKB dampaknya sangat besar karena kita akan kembali lagi pada titik nol dan yang menjadi korban terbesar adalah para Nahdliyin,” pungkasnya.

Untuk diketahui jajaran Dewan Syuro PKB se-Jawa Barat mengadakan silaturahmi dan konsolidasi di Ponpes VIP Bina Insan Mulia Cirebon Sabtu (10/8/2024). 

Dalam forum tersebut disepakati langkah menjaga soliditas internal PKB dalam mempertahankan capaian prestasi selama lima tahun terakhir dan menghadapi dinamika politik terbaru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.