Dark/Light Mode

Muncul Muktamar PKB Tandingan

Imin Diback Up Ma’ruf Dan Kiai Said

Senin, 26 Agustus 2024 08:00 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin (kedua kanan), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kedua kiri), Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (kanan) dan Sekretaris Jenderal PKB Hassanudin Wahid (kiri) berbincang saat penutupan Muktamar VI PKB di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (25/8/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU)
Wakil Presiden Maruf Amin (kedua kanan), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kedua kiri), Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (kanan) dan Sekretaris Jenderal PKB Hassanudin Wahid (kiri) berbincang saat penutupan Muktamar VI PKB di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (25/8/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU)

 Sebelumnya 
Muktamar Tandingan

Tak lama setelah Cak Imin terpilih sebagai ketua umum PKB, mantan Sekjen PKB Lukman Edy dan rekan-rekannya menyatakan akan membuat muktamar PKB yang akan digelar di Jakarta, awal September nanti.

Muktamar tandingan itu, bakal dilakukan karena Muktamar PKB ke-6 yang digelar di Bali, dinilainya sangat janggal. Malik Haramain selaku Sekretaris DPP PKB, menyampaikan, pelaksanaan Muktamar Bali dilakukan secara tertutup dan menyalahi prinsip kaidah demokrasi.

“Muktamar PKB dapat mengganggu stabilitas keamanan, ketenangan masyarakat dan wisatawan di seluruh Bali,” katanya, saat konferensi pers di Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (25/8) dini hari.

Baca juga : KIM Bebaskan Parpol Usung Jagoan Pilkada

Malik menyatakan, pihaknya telah menerima mandat untuk membuat muktamar. Ia mengklaim, muktamar yang akan digelar adalah muktamar yang didukung secara moral oleh pendiri PKB, yaitu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ia juga mengklaim mendapat mandat dari ratusan DPC dan beberapa DPW atas kondisi PKB saat ini. “Yang meminta kepada PKB adalah peran, posisi, eksistensi para ulama, pada kiai, bisa kembali dipulihkan seperti awal berdirinya Partai kebangkitan Bangsa tahun 1998,” imbuhnya.

Ia mengaku, sampai saat ini belum menentukan panitia muktamar Jakarta. Menurutnya, susunan panitia muktamar di Jakarta nantinya juga akan dikonsultasikan terlebih dulu dengan PBNU.

Ia menegaskan agenda muktamar yang akan digelar di Jakarta akan lebih prinsipil karena bakal mengembalikan PKB ke khittah tahun 1998. Muktamar PKB di Jakarta nanti juga akan langsung memilih ketua umum baru. Namun begitu, saat ini belum ada penentuan calon ketua umum

Baca juga : Jalur Keluar Masuk Indonesia Diperketat

Menanggapi muktamar tandingan tersebut, Cak Imin santai. “Tidak kita anggap, (sehingga) tidak perlu diantisipasi, biarin aja,” ujar Cak Imin, setelah penutupan Muktamar di Nusa Dua Bali Convention Center, Minggu (25/8/2024).

Ia menyatakan, gerakan itu ilegal dan tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk partai politik (parpol). “Itu liar, tidak ada aturan hukum Indonesia yang memberikan keleluasaan kepada orang-orang yang enggak jelas dari mana,” sebutnya.

Di sisi lain, Muhaimin menyatakan bakal segera menyelesaikan proses kepengurusan baru PKB periode 2024-2029. Proses penentuan itu, lanjut dia, bakal dilakukan dengan cepat, sehingga bisa segera disampaikan pada publik.

“Ya malam ini tuntas, Insya Allah kami akan umumkan besok hari Senin di Jakarta,” pungkasnya.

Baca juga : DPR Minta Perpanjangan Waktu

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 26 Agustus 2024 dengan judul Muncul Muktamar PKB Tandingan, Imin Diback Up Ma’ruf Dan Kiai Said

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.