Dark/Light Mode

PAN Dijatah 3 Wakil Menteri: Viva Yoga, Bima Arya, Zita Anjani

Selasa, 15 Oktober 2024 15:22 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jl. Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi mengungkap, partainya mendapat jatah tiga kursi wakil menteri di Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Dari PAN ada tiga. Saya, Bima Arya, dan Zita Anjani,” kata Viva usai pertemuan dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto di kediaman Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).

"Tadi, saya dapat tugas dari Bapak Presiden Prabowo. Ditunjuk untuk membantu beliau menjadi Wakil Menteri Transmigrasi," imbuhnya.

Baca juga : Hari Penglihatan Sedunia, Wamenkes Minta Ortu Periksa Gangguan Penglihatan Anak

Bima Arya yang juga dipanggil Prabowo pada Selasa (15/10/2024), pernah  menjabat Wali Kota Bogor selama dua periode (2019-2024). Sedangkan Zita Anjani, yang merupakan putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, saat ini dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Jakarta periode 2019-2024.

Sebelumnya, pada Senin (14/10/2024), Prabowo memanggil dua calon menteri dari PAN. Yakni Ketua Umum Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Wakil Ketua Umum Yandri Susanto.

Dalam diskusi dengan Prabowo, Zulhas mengaku membahas soal swasembada pangan, hingga keinginan Indonesia menjadi negara maju. Namun, Zulhas tak mau mengungkap jabatan yang akan diembannya di Kabinet Prabowo-Gibran.

Baca juga : Peringatan Keras Prabowo: Menteri Dilarang Cari Uang Dari APBN dan APBD

"Bidangnya nanti Bapak Prabowo yang akan menyampaikan,” kata Zulhas.

Sementara Yandri, mengaku sempat berbincang mengenai desa dengan Prabowo. Apakah ini pertanda Yandri akan menjadi Menteri Desa?

"Posnya apa detailnya nanti, tunggu pengumuman. Tunggu pengumuman, karena itu hak prerogatif Pak Presiden," papar Yandri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.