Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bamsoet: Gagasan Prabowo Bentuk KIM Plus Permanen Patut Didukung
Jumat, 14 Februari 2025 20:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi Silaturahmi Kebangsaan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang digelar Presiden Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Termasuk gagasan Presiden Prabowo yang disampaikan kepada para ketua umum partai politik yang hadir, agar Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus segera dipermanenkan.
"Gagasan membentuk koalisi permanen patut didukung untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Bamsoet, usai menghadiri Silaturahmi Kebangsaan KIM, di Hambalang.
Demikian juga dengan silaturahmi kebangsaan yang terjalin dalam KIM, kata Bamsoet, merupakan fondasi penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Silaturahmi kebangsaan ini tidak hanya menjaga stabilitas nasional, tetapi juga memperkuat konsolidasi demokrasi dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Baca juga : Idrus Marham: Kami Tingkatkan Kualitas Dukungan
"Penting silaturahmi kebangsaan ini terus dijaga dan ditingkatkan, agar cita-cita membangun Indonesia yang maju, adil dan makmur dapat terwujud," ujarnya.
Menurut Bamsoet, silaturahmi kebangsaan merupakan tradisi luhur bangsa Indonesia yang memiliki nilai-nilai penting dalam mempererat persatuan dan kesatuan. Dalam kancah politik, silaturahmi kebangsaan antar partai politik yang tergabung dalam KIM memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat konsolidasi demokrasi.
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, di tengah dinamika politik yang sering berubah, silaturahmi kebangsaan menjadi jembatan untuk mencapai kesepahaman antar partai politik yang sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional. Dengan mengedepankan dialog dan komunikasi, partai-partai politik anggota KIM dapat mengatasi perbedaan dan menemukan titik temu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca juga : 100 Hari Pemerintahan Prabowo, 41,6 Persen Publik Puas dengan Penegakan Hukum
Survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 2023 menunjukkan, mayoritas masyarakat Indonesia percaya bahwa silaturahmi antar tokoh politik dapat mengurangi ketegangan dan polarisasi politik. Stabilitas nasional merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan.
"Silaturahmi kebangsaan yang intensif antar partai politik dapat membantu menciptakan iklim politik yang kondusif, mencegah polarisasi yang berlebihan, serta meredam potensi konflik. Dengan demikian, stabilitas nasional dapat terjaga dan pembangunan dapat berjalan lancar," kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini menguraikan, silaturahmi kebangsaan dapat menjadi sarana untuk menyelaraskan visi dan misi antara partai politik, sehingga kebijakan pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif. Silaturahmi kebangsaan juga berperan dalam membangun kepercayaan publik terhadap koalisi pemerintahan. Dengan menunjukkan solidaritas dan komitmen bersama, KIM dapat membuktikan sebagai koalisi yang kuat dan stabil. Hal ini penting untuk menjaga legitimasi pemerintahan, terutama di tengah dinamika politik yang kompleks.
Baca juga : Ketegasan Presiden Prabowo tentang Urgensi Patuh pada Sistem Hukum dan UU
Silaturahmi kebangsaan juga dapat mendorong Pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa.
"Melalui silaturahmi kebangsaan, partai politik dapat menyatukan visi dan misi pembangunan, serta merumuskan strategi bersama untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya