Dark/Light Mode

Prabowo: Kalau Mengecewakan Rakyat, Saya Malu Maju Lagi

Sabtu, 15 Februari 2025 18:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025). (Foto: YouTube)
Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak bersedia dicalonkan kembali di Pemilu 2029, jika tidak berhasil menjalankan program-program yang telah direncanakan di periode sekarang ini.

“Saya katakan, kalau program saya tidak berhasil, tidak perlu terus calonkan saya. Kalau saya mengecewakan rakyat, saya malu untuk maju lagi," tegas Prabowo dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).

Pada kesempatan yang sama, Prabowo yang terpilih menjadi Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra periode 2025-2030 dalam Kongres Luar Biasa pada Kamis (13/2/2025), juga meminta jajarannya agar tidak besar kepala dengan tingginya tingkat kepuasan publik (approval rating) di periode 100 hari pemerintahannya.

Baca juga : Prabowo Imbau Kepala Daerah KIM Gencarkan Perbaikan Sekolah

Seperti diketahui, hasil survei Litbang Kompas terhadap 1.000 responden yang terpilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia pada 4-10 Januari 2025 menyebutkan, sebanyak 80,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran di 100 hari pertama.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia pada 16-21 Januari 2025, tak jauh beda. Survei yang melibatkan 1.220 responden terpilih dengan menggunakan simple random sampling dari seluruh provinsi di Indonesia menyatakan, sebanyak 79,3 persen responden puas dengan kinerja Prabowo dalam 100 hari pemerintahan.

"Ini belum apa-apa. Rakyat mengharapkan lebih dari kita. Kita jangan besar kepala. 100 hari bukan permintaan saya,” tutur Prabowo.

Baca juga : Prabowo: Jangan Ada Dendam Dan Benci, Rakyat Butuh Pemerintahan Sejuk

Dia pun mempertanyakan asal-muasal pengamat mengambil tolak ukur kinerja 100 hari, hingga akhirnya terbit rapor capaian.

"Sekolah Dasar aja nggak 100 hari kok. Masuk sekolah itu setahun," cetus Prabowo. 

"Kita jangan cepat puas dan bangga. Ini justru dorongan (untuk mencapai hasil yang lebih baik, Red)," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.