Dark/Light Mode

Warning Prabowo Di Harlah NU

Yang Ndablek, Saya Tindak!

Kamis, 6 Februari 2025 08:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketum PBNU KH Yahya Staquf, dan Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai membuka puncak peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-102 di Istora Senayan, Jakata, Rabu (5/2/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketum PBNU KH Yahya Staquf, dan Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf usai membuka puncak peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-102 di Istora Senayan, Jakata, Rabu (5/2/2025). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan warning keras saat berpidato di peringatan hari lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025) malam. Prabowo mengancam bakal menindak pejabat yang tidak mau bekerja untuk rakyat dan negara. “Yang ndablek, saya tindak” kata Prabowo.

Di awal sambutan, Prabowo menyatakan, 100 hari pemerintahannya sudah cukup untuk memberikan kesempatan kepada jajarannya berbuat yang terbaik bagi rakyat. Namun, selanjutnya, Prabowo bakal menindak jajarannya yang masih tidak menjalankan pemerintahan yang bersih yang merupakan tuntutan rakyat tersebut.

Baca juga : Dasco: Bukan Nyari Masalah

“Sekarang, siapa yang bandel, siapa yang ndablek, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini dengan tuntutan rakyat Pemerintah yang bersih, saya akan tindak,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, saat ini rakyat ingin pemerintah yang bersih dan mau bekerja. Karena itu, dirinya akan terus bekerja keras mewujudkan pemerintahan yang bersih. Meski menghadapi perlawanan, Prabowo bakal terus melanjutkan perjuangannya ini.

Baca juga : Cabut Sertipikat Pagar Laut, Nusron Tutup Pintu Kompromi

“Kami yakin apa yang kami perjuangkan adalah untuk bangsa dan rakyat Indonesia, kami tidak akan ragu-ragu bertindak,” katanya.

Untuk itu, Prabowo mengingatkan seluruh aparat untuk setia pada rakyat dan bangsa. Peringatan serupa juga disampaikan kepada para menteri Kabinet Merah Putih dan para pemimpin lembaga negara. “Saya minta menteri-menteri, pemimpin-pemimpin lembaga tidak ragu-ragu. Kita hanya bekerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” kata Prabowo. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.