Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Diketahui, sebelumnya digelar konsolidasi nasional para politisi senior yang menjunjung tinggi demokrasi, inklusivitas, dan persamaan, serta kesetaraan hak-hak politik sukses menginisiasi berdirinya Partai Gema Bangsa.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq menegaskan, Partai Gema Bangsa bukanlah partai korporasi, melainkan partai milik bersama, anggota yang berdaulat atas masa depan partai politik dan alat perjuangan sebagai wujud perjuangan untuk kemandirian.
Dalam acara konsolidasi tersebut diawali dengan pembacaan Deklarasi Jakarta 2025, yang mempertegas komitmen berdirinya Partai Gema Bangsa. Deklarasi tersebut dibacakan oleh Ike Julies Tiati, mewakili para inisiator Gerakan Mandiri Bangsa.
Baca juga : Peduli Anak Yatim, Partai Gema Bangsa Salurkan Paket Lebaran
Isi Deklarasi Jakarta 2025 sebagai penegasan kecintaan kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai perwujudan berdirinya Partai Gema Bangsa.
Kata Rofiq, struktur Partai Gema Bangsa di wilayah dan di daerah diberikan kewenangan dan otonomi penuh mengurus rumah tangga sendiri sebagai penghargaan equality politik dan demokrasi milik kaum alit dan bukan elite.
"Point penting ini menjadi concern perjuangan Partai Gema Bangsa karena selama ini kepentingan daerah masih selalu dan terus dikooptasi oleh kepentingan pusat sehingga daerah tidak berdaya dan hanya menjadi objek dan komoditas politik elite pusat," tegas Rofiq yang juga pendiri Partai Perindo dan pernah menjadi Sekjen.
Baca juga : Harga Pangan Naik Turun
Ketum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (2004-2006) ini menegaskan, Partai Gema Bangsa menekankan spirit kemandirian dan misi politik partai untuk mewujudkan kemandirian Indonesia.
Ini tertuang dalam arti logo Partai Gema Bangsa yaitu Trilogi Kemandirian, bahwa puncak kemandirian suatu negara sejatinya terletak pada kemandirian bangsa yang terwujud bilamana terjadi kemandirian individu dan masyarakat.
Tak lupa dia memperkenalkan kepada publik bahwa Partai Gema Banga mengusung tagline Indonesia Reborn, Indonesia Mandiri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya