Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lagi Proses Pembuatan KTA
Kepala Daerah Di Sumut Ramai-ramai Gabung Gerindra
Sabtu, 17 Mei 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut) beramai-ramai bergabung dengan Partai Gerindra. Beberapa di antaranya langsung mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sumut.
Sekretaris DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso membenarkan kabar kepala daerah di Sumatera Utara beramai-ramai bergabung dengan Partai Gerindra. Saat ini, kepala daerahdan wakil kepala daerah itu sedang proses pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerindra.
“Masih proses (mendapatkan KTA Gerindra), nanti secara resmi akan diumumkan siapa-siapa kepala daerah dan wakil kepala daerah yang bergabung,” kata Sugiat, Jumat (16/5/2025).
Menurut Sugiat, terdapat sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah yang sudahmenyatakan bergabung secara lisan. Bahkan, kata dia, di antara mereka tersebut sudah ada yang datang ke Kantor DPD Gerindra Sumut. “Mereka menyatakan mau bergabung dengan Gerindra,” tegasnya.
Baca juga : Indonesia Harus Mandiri Pangan, Obat Dan Senjata
Sugiat mengatakan, empat kepala daerah dan empat wakilkepala daerah yang telah menyatakan mau bergabung dengan Gerindra. Bahkan, dia mengklaim, masih ada sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah yang bakal menyusul bergabung dengan Gerindra.
“Seperti Bupati Deli Serdang, Bupati Labuhanbatu, Bupati Palas, Wali Kota Padangsidimpuan,” ungkapnya
“Beberapa wakil kepala daerah seperti Wakil Bupati Pakpak Bharat, Wakil Bupati Karo, Wakil Bupati Asahan, Wakil Bupati Madina,” sambung Sugiat.
Dia menjelaskan, alasan utamapara kepala daerah yang mau bergabung dengan Gerindra karena memiliki kesamaan cita-cita dengan Presiden Prabowo Subianto. Para kepala daerah itu, kata Sugiat, memiliki kesamaan ide, gagasan dan idealisme dengan Prabowo dalam konteks pembangunan mengurusi rakyat.
Baca juga : Dituding Aktor Intelektual Kasus Masiku, Hasto Kaget
“Proses itu, saat mereka dilantik Pak Prabowo lalu retreat di Malang. Ternyata di proses itu mungkin baru menyadari memiliki kesamaan,” jelasnya.
Sementara, Bendahara DPD Gerindra Sumut, Merry Ameliya Prastyo menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjalinkomunikasi yang positif dan konstruktif dengan seluruh elemen pemerintahan. Termasuk, kata dia, dengan kepala daerah di Sumatera Utara.
“Gerindra Sumut terbuka untuk kolaborasi demi terciptanya Sumatera Utara yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera,” ungkap Ayin, sapaan akrab Merry Ameliya Prastyo.
Pengamat politik Universitas IsIam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Faisal Riza mengungkapkan, fenomena kepala daerah masuk Partai Gerindra tersebut dapat dipahami sebagai langkah politik aman. “Saya kira bisa dipahami begtu,” kata Faisal, Jumat (16/5/2025).
Baca juga : Dukungan Himbara Cegah Warga Desa Kena Rentenir
Dia menilai, Gerindra sebagai partai penguasa saat ini menjadi magnet bagi politisi untuk bergabung. Kepala daerah dan wakil kepala daerah, kata dia, membutuhkan back up politik dalam dukungan anggaran dan kebijakan.
“Maksudnya, dukungan anggaran dan kebijakan yang selaras dengan pemerintah pusat,” jelasnya.
Riza mengatakan, politisi membutuhkan kepastian karier politik di tengah banyaknya partai yang tidak mementingkan kaderisasi. Sehingga, kata dia, kepala daerah dan wakil kepala daerah melihat ada yang lebih pasti di Gerindra.
“Gerindra dipandang menjadi partai yang lebih potensial dan menjanjikan dalam perhelatan politik Pemilu mendatang,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya