Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP PPP Saifullah Tamliha mengungkapkan sah-sah saja apabila Tunas Indonesia Raya (TIDAR) memotori dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk maju di periode kedua.
Hal itu disampaikan Tamliha menyusul keinginan Ketua Umum TIDAR periode 2025-2030 Rahayu Saraswati Djojohadikusumo untuk mendukung Prabowo di Pilpres 2029.
Tamliha menegaskan sebagai organisasi yang lahir dari rahim Gerindra, tentunya TIDAR ingin yang terbaik untuk pemimpinnya.
"Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh kader PDIP dan kader partai Demokrat yang mencalonkan kembali figur sentralnya menjadi capres yang kedua kalinya, yakni PDIP mencalonkan kembali Megawati dan partai Demokrat mencalonkan kembali SBY," kata Tamliha saat dihubungi RM.id, Minggu (18/5/2025).
Kendati demikian, Tamliha memahami sikap kesatria Prabowo yang tidak haus kekuasaan. Prabowo saat ini lebih mementingkan urusan rakyat dibandingkan urusan pribadi dan kelompoknya.
Baca juga : BKSAP DPR Puji Presiden Prabowo Dukung Palestina Merdeka
"Prabowo menunjukkan jiwa kesatria dengan mengedepankan kesuksesannya dulu memimpin Indonesia menjadi maju. Beliau tentu tidak ingin tergesa-gesa mencalonkan diri lagi sebelum visi misi dan programnya berhasil," ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pemimpin. Meski diteriaki oleh pendukungnya untuk menjadi presiden dua periode, ia justru tidak senang. Kata Prabowo: tolong, jangan sebut-sebut seperti itu.
Momen ini terjadi saat Prabowo datang ke Kongres IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (17/5/2025).
Tepatnya, usai Ketua Umum Tidar Rahayu Saraswati Djojohadikusumo memberikan sambutan. Usai menutup sambutannya, wanita yang akrab disapa Sara itu tidak langsung turun dari podium.
Putri Hashim Djojohadikusumo itu justru mengajak kader TIDAR meneriakkan semacam yel-yel. "Tidar," seru Sara, dijawab dengan teriakkan jaya. "Gerindra," seru Sara, lagi, kembali dijawab dengan teriakkan jaya.
Baca juga : Fraksi PKB Dukung Ajakan Prabowo Agar Negara Islam Bela Palestina
Kemudian Sara berteriak: Prabowo. "Dua periode," jawab para peserta, menggema. Usai Sara turun, dan duduk di tempat yang telah disediakan, giliran Prabowo memberikan sambutan.
Seperti biasa, sambutan Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak jauh berbeda dengan pidato sebelumnya. Di antaranya, perjuangan para pahlawan, banyak negara yang mengadu domba Indonesia, kekuasaan, keinginan dirinya untuk membuat rakyat sejahtera, memberantas korupsi, dan swasembada pangan maupun energi.
Sebelum menutup pidatonya, Prabowo merespons teriakkan dua periode. Nampak dari gesturnya, Prabowo tidak nyaman dengan yel-yel yang diteriakkan kader Tidar.
"Saya kira, saya mau koreksi kader-kader muda. Saya mau koreksi saudara-saudara. Please, tolong, jangan sebut-sebut seperti itu," pinta Prabowo dengan nada agak memohon.
Dia mengatakan, bahwa dirinya belum genap 1 tahun menjalankan amanat rakyat. Hanya Tuhan dan dirinya, yang akan menentukan tonggak bersejarah itu, bukan orang lain.
Baca juga : Prabowo Direncanakan Hadiri IPA Convex Mei 2025
"Kalau saya menilai bahwa diri saya tidak mencapai apa yang saya canangkang, saya tidak mau maju lagi sebagai presiden di Indonesia," janji Prabowo, disambut tepuk tangan seluruh peserta yang hadir.
Mantan menteri pertahanan ini sangat bijak. Jika tak berhasil memimpin Indonesia, dia tak mau lagi menjadi panglima tertinggi di negara ini.
"Saya mohon dengan sangat, jangan saudara harapkan saya mau maju lagi sebagai seorang ingin berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara," pesan Prabowo.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya