Dark/Light Mode

Gelar LKP Di Makassar, PKB Sulsel Targetkan Cetak 28 Ribu Kader

Kamis, 31 Juli 2025 07:15 WIB
Wakil Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) PKB zona Sulawesi, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim. (Foto: Instagram/dengical_official)
Wakil Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) PKB zona Sulawesi, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim. (Foto: Instagram/dengical_official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pendidikan instruktur Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (29/7/2025). Mereka menargetkan mencetak 28 ribu kader di Provinsi Sulsel, untuk menghadapi Pemilu 2029.

Pendidikan instruktur LKP digelar bersamaan dengan pelantikan dan rapat koordinasi wilayah PKB Sulsel. Kegiatan itu dihadiri dan di bawah koor­dinasi Wakil Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) PKB zona Sulawesi, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim.

Dalam sambutannya, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim alias Deng Ical mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelaksanaan kegiatanpendidikan instruktur LKP. Dia berharap, kegiatan itu bisa menjadi titik tolak konsolidasi PKB Sulsel dalam menghadapi berbagai kontestasi politik ke depan.

“Dinamika politik di masa depan harus dihadapi oleh kader-kader yang solid, militan, dan berkarakter. LKN bertugas mencetak kader berintegritas dan totalitas, sebagai fondasi menuju masyarakat yang lebih baik,” ujarnya di Makassar, Sulsel, Selasa (29/7/2025).

Baca juga : Koordinasi Dengan Interpol Polri, Kejagung Buru Eks Stafsus Nadiem

Daeng Ical mengatakan, di­rinya akan memaksimalkan seluruh tugas dan peran, serta menjaga amanah sebagai Wakil Ketua LKN PKB zona Sulawesi. Mantan Wali Kota Makassar ini menegaskan, komitmen mencetak kader berintegritas dan to­talitas, bukan sekadar bertujuan membangun dan membesarkan partai, tapi juga menjadikan masyarakat yang lebih baik.

“Selain mencetak kader-kader yang handal, LKN harus menjadi semacam manufaktur kepemimpinan. Jadi, pabriknya pemimpin PKB ada di sana, melalui kaderisasi yang kami jalankan,” jelas anggota Komisi IDPR ini.

Pengurus LKN PKB, Idham Arsyad menambahkan, kaderisasi di tubuh partai politik merupakan hal fundamental. “Tanpa kaderisasi, kita sulit membayangkan masa depan partai,” cetusnya.

Idham menerangkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB menempatkan kaderisasi dalam posisi strategis, sebagai salah satu cara untuk mewujudkan kepemimpinan daerah yang memi­liki kapasitas dan kapabilitas. Kaderisasi merupakan wasilah (sarana) dalam melahirkan kepemimpinan nasional dan daerah.

Baca juga : Kantongi Pendapatan Rp 7,48 Triliun, Krakatau Steel Pede Kinerja Kian Moncer

“Kita harus memahami relevansi dan kontribusi partai politik dalam kehidupan ber­bangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Dalam demokrasi kehadiran partai politik tidak dapat dipisahkan dengan berbagai aspek atau sendi kehidu­pan,” jelasnya.

Sebab itu, sambung Idham, PKB bekerja secara serius dalam melakukan kaderisasi. Langkah itu dijalankan untuk melahir­kan kader-kader yang loyal, sekaligus menjadi penggerak dan pelopor perubahan sosial kehidupan masyarakat.

“Perubahan hanya bisa ter­wujud melalui dua cara, yakni aktor dan struktur. Kami ingin mewujudkan perubahan sosial. Itulah tujuan akhir dari pendidi­kan kaderisasi yang kami jalan,” tandasnya.

Ketua LKP PKB Sulsel, Nasrah Hasse menjelaskan, pendidikan yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mencetak kader yang loyal dan siap berjuang. Peserta yang terdaftar pada pen­didikan kaderisasi di Makassar sebanyak 78 orang, berasal dari utusan LKK dari setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Sulsel.

Baca juga : Program UMKM BISA Ekspor Fasilitasi Produk Wong Cilik

“Ke depan, kami akan melakukan 69 kegiatan kaderisasi di Sulawesi Selatan, serta melahirkan 21 angkatan kader loyalis khusus untuk pengurus PKB. Selanjutnya, 13 fraksi di Sulawesi Selatan juga akan melaksanakan kaderisasi. Targetnya, kami menyiapkan 28 ribu kader,” terangnya.

Sementara, Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengatakan, para peserta pendidikan instruktur merupakan masa depan PKB. Menurutnya, pelati­han kaderisasi ini merupakan upaya untuk mempersiapkan infrastruktur dan melahirkan calon anggota legislatif (caleg) yang kompatibel, mumpuni, dan siap bertarung.

“Kaderisasi dilakukan untuk menyiapkan pemimpin yang memihak kepentingan rakyat dan mendistribusi keadilan. Kader-kader PKB harus meny­iapkan diri agar ketika mereka menjadi anggota legislatif, se­lalu memihak pada kepentingan masyarakat,” imbuhnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.