Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dijaring Dari Bawah Sampai Direstui Mega
Koster Pimpin PDIP Bali Untuk Periode Ketiga
Minggu, 19 Oktober 2025 06:45 WIB
Sebelumnya
Dalam kesempatan itu, Koster juga melaporkan capaiannya selama memimpin PDI Perjuangan Bali. Saat ini, ungkap dia, jumlah kader Partai Banteng yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) di Bali sebanyak 230 ribu orang.
“Ke depan, jumlahnya akan terus kami tingkatkan. Kami menargetkan mencapai 500 ribu anggota,” tegas Gubernur Bali dua periode itu.
Koster juga memastikan, kepengurusan PDI Perjuangan dari akar ranting sampai DPD berjalan solid dan kokoh. Selain itu, tambah dia, DPD PDI Perjuangan Bali telah memiliki kantor dengan lahan seluas 10 are, yang dibangun melalui gotong royong dari para kader di eksekutif dan legislatif.
Baca juga : Djarot Cs Hadiri Konferda Di Bali, PDIP Sudah Ngegas Hadapi Pilpres 2029
“Pendidikan politik di DPD, DPC, PAC sampai ke ranting, menggunakan dana partai. Kami juga melakukan sosialisasi haluan pembangunan Bali masa depan, serta pelatihan transformasi digital dan monitoring perjuangan partai yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar partai semakin adaptif,” terangnya.
Sementara, Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat menyampaikan pesan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar kader banteng di Bali memberi perhatian serius pada persoalan lingkungan. Menurutnya, kasus banjir bandang yang terjadi di Bali belum lama ini, menunjukkan tentang pentingnya merawat alam.
“Banjir bandang kemarin menelan korban. Apakah kita hanya menyalahkan alam? Tidak. Yang salah adalah kita, karena tidak menjaga dan membiarkan nafsu serakah menguasai, mengalihfungsikan lahan produktif,” ujarnya.
Baca juga : Pelanggan Ngaku Tak Alami Masalah Gunakan Pertamax
Djarot juga menegaskan tentang pentingnya disiplin dalam menjaga alam, agar kejadian serupa tidak terulang. Karenanya, dia meminta seluruh kader disiplin menjaga alam, tidak mengalihfungsikan lahan subur menjadi hotel, restoran, villa, dan akomodasi lainnya.
“Di Bali ada puluhan sungai. Jika terjadi banjir besar, pasti ada yang salah dalam pengelolaannya,” cetusnya.
Djarot menambahkan, DPD PDI Perjuangan Bali menjadi daerah pertama yang menggelar Konferda dan Konfercab, dari ratusan daerah di Indonesia. Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader di Bali, yang bekerja tanpa pamrih.
Baca juga : Pemerintah Genjot Program Unggulan
“Bung Karno pernah menyebut istilah margadung, atau marhaenisme gadungan, yakni orang yang tampak Pancasilais, tapi gaya hidupnya tidak mencerminkan Pancasila. Ada juga markapit, marhaenisme kapitalis, yakni tingkah lakunya kapitalis, gaya hidupnya kapitalis, dan menghisap rakyat. Seluruh kader PDI Perjuangan di Bali, tidak ada yang memiliki prilaku seperti itu,” tandasnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya