Dark/Light Mode

Elektabilitas Gerindra Tembus 33,5 Persen Di Survei IPO, Gerindra: Efek Prabowo

Kamis, 23 Oktober 2025 14:07 WIB
Legislator Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya. Foto: fraksigerindra.id
Legislator Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya. Foto: fraksigerindra.id

RM.id  Rakyat Merdeka - Elektabilitas Partai Gerindra meroket hingga 33,5 persen dalam survei nasional terbaru Indonesia Political Opinion (IPO). 'Efek Prabowo' atau cerminan nyata kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto disebut sebagai pemicunya.

Survei IPO yang dilakukan pada 9–17 Oktober 2025 itu menempatkan Gerindra di posisi teratas. Pesaing terdekatnya, PDI Perjuangan, menyusul di posisi kedua dengan 16,4 persen. Posisi selanjutnya ditempati oleh Golkar dengan 9,1 persen, diikuti PKB 6,2 persen, dan PAN 5,0 persen.

Legislator Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menuturkan capaian tersebut tidak lahir begitu saja. Menurutnya, ini adalah hasil dari kerja nyata partai yang konsisten hadir di tengah masyarakat.

Baca juga : Index Politica: 83,5 Persen Publik Puas Kinerja Setahun Pemerintahan Prabowo

“Angka elektabilitas di atas 30 persen bukan sekadar statistik, tapi cerminan kepercayaan rakyat terhadap kerja nyata dan konsistensi Gerindra dalam memperjuangkan kepentingan bangsa,” ujar DWS, Rabu (22/10/2025).

DWS, yang juga Ketua DPD Gerindra DIY, menambahkan bahwa dominasi Gerindra ini menunjukkan publik semakin merasakan manfaat dari kepemimpinan Prabowo Subianto di pemerintahan.

Manfaat itu, kata dia, dirasakan baik di bidang pertahanan, pangan, maupun pembangunan ekonomi kerakyatan.

Baca juga : Survei Index Politica: 83,5 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Prabowo

“Kepemimpinan yang tegas, visioner, dan berakar pada nilai-nilai kerakyatan menjadi faktor utama yang membuat masyarakat menaruh harapan besar pada Gerindra,” imbuhnya.

Anggota DPR Komisi V ini juga menegaskan, tingginya elektabilitas Gerindra menjadi penyemangat sekaligus pengingat bagi seluruh kader. Ia meminta kader tidak berpuas diri atas hasil survei ini.

“Kepercayaan publik tidak boleh membuat kita berpuas diri. Ini adalah amanah yang harus dijaga dengan kinerja, keteladanan, dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas DWS.

Baca juga : Diaspora Indonesia Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi Sambut Prabowo

DWS menilai, hasil survei IPO sekaligus menandakan arah politik Indonesia yang semakin sehat. Ia menyebut publik kini menilai partai bukan sekadar dari retorika, tetapi dari rekam jejak dan kontribusi nyata di lapangan.

“Gerindra bukan hadir hanya untuk menang, tapi untuk membangun Indonesia Raya. Kami ingin terus merangkul seluruh elemen bangsa demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaulat,” tutup DWS.

Survei IPO ini diketahui melibatkan 1.200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ±2,9 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.