Dark/Light Mode

Rayakan HUT Ke-61, Golkar Merakyat

Senin, 27 Oktober 2025 07:20 WIB
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan saat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan DPP Partai Golkar di Jakarta Velodrome International, Jakarta Timur pada Sabtu (25/10/2025) malam. (Foto: Instagram/bahlillahadalia)
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan sambutan saat mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan DPP Partai Golkar di Jakarta Velodrome International, Jakarta Timur pada Sabtu (25/10/2025) malam. (Foto: Instagram/bahlillahadalia)

 Sebelumnya 
Ulama muda asal Blitar itu juga mendoakan agar Golkar semakin dicintai rakyat dan diridhoi Allah SWT. “Semoga di usia ke-61, Golkar menjadi partai yang diberkahi dan tetap dekat dengan umat,” doanya. 

Dari Sidoarjo hingga Subang, Rakyat Ikut Pesta 

Semangat merakyat itu juga terasa di daerah. Di Sidoarjo, Jawa Timur, Golkar menggelar pesta rakyat di Lapangan Sawotratap. Warga disuguhi hiburan jaranan, bazar UMKM, dan pembagian seribu paket sembako yang diinisiasi oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar Adies Kadir. 

Awalnya panitia hanya menyiapkan 500 paket. Namun karena antusias warga luar biasa, jumlahnya dilipatgandakan. 

Baca juga : KDM: TKD Boleh Dikurangi Kalau Kinerja Kami Buruk

“Golkar ulang tahun, tapi yang merayakan rakyat. Kami tak banyak bicara, tapi terus berbuat,” tegas Adies di hadapan ribuan warga. 

Selain Adies, hadir pula Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono dan para kader Golkar dari berbagai kecamatan. 

Di Blora, Jawa Tengah, Golkar menggelar pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Di Subang, Jawa Barat, Golkar membagikan 8.000 porsi makanan gratis dari pelaku UMKM lokal. Hadiahnya pun merakyat: motor, sepeda listrik, sampai tiket umrah. 

Baca juga : Indonesia Di Tengah Badai Dunia

Dari pusat, DPP Golkar menggelar ziarah ke TMP Kalibata dan tasyakuran sederhana di kantor DPP. Puncaknya, pagelaran wayang kulit digelar sebagai simbol penghormatan terhadap budaya dan akar tradisi bangsa. 

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai, gaya perayaan sederhana ini bukan tanpa makna. Menurutnya, Golkar sedang mengirim pesan politik menjelang tahun politik 2029. 

“Tema kesederhanaan ini punya makna strategis. Setelah lama identik dengan elite dan kemapanan, Golkar ingin membangun kembali kedekatan dengan masyarakat bawah,” kata Efriza. 

Baca juga : Di Era Pemerintahan Prabowo, Kinerja Sektor Energi Melesat

Ia menilai langkah ini bagian dari upaya repositioning citra partai agar lebih membumi dan adaptif terhadap kondisi sosial-ekonomi sekarang. “Mereka sadar, mayoritas pemilih 2029 nanti berasal dari kelas menengah bawah. Jadi pendekatannya pun harus menyesuaikan,” jelasnya. [BYU/MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.