Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kader Partai Kepala Garuda Menolak
Mimpi Budi Arie Gabung Ke Gerindra Masih Gelap
Sabtu, 15 November 2025 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hasrat Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, untuk bergabung sebagai kader Partai Gerindra rupanya masih tertahan. Ada penolakan dari berbagai tingkatan internal partai, mulai dari pengurus daerah hingga organisasi sayap yang berada di bawah partai berlambang Kepala Burung Garuda tersebut.
Ketua Harian Partai Gerindra, Prof Sufmi Dasco Ahmad merespons banyaknya penolakan dari kader Gerindra, mulai dari kepengurusan tingkat daerah hingga organisasi sayap partai. Dia menilai wajar jika rencana Budi Arie bergabung ke Partai Gerindra mendapat penolakan.
“Ya, namanya dinamika di politik. Itu soal tidak menerima atau ada yang menerima itu kan biasa. Nah, sehingga menurut saya ya tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu adalah hal yang biasa terjadi di dunia politik,” ujar Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Baca juga : Musda Golkar Sulsel Belum Diputuskan DPP
Dasco mengatakan, belum ada keputusan partai terkait keinginan Budi Arie bergabung dengan partai pendukung utama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu. Bahkan, kata dia, untuk urusan ini belum ada pembahasan di internal Gerindra.
“Ini belum sempat dibahas sih. Kita belum ada sempat pembahasan, karena Pak Prabowo kan sibuk ke luar negeri,” kata Wakil Ketua DPR ini.
Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi mengatakan, pihaknya akan mendengarkan suara dari pihak yang menolak keinginan Budi Arie bergabung dengan Partai Gerindra.
Baca juga : Tekad Danantara Pesawat Grounded Mengudara Lagi
“Kita mendengarkan lah. Kita mendengarkan suara dari teman-teman DPC,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Menurut Prasetyo, suarasuara DPC Gerindra tentu akan menjadi pertimbangan partai. “Ya ada suara itu, ya itu jadi pertimbangan,” ujarnya.
Ditolak banyak kader partai berlambang Kepala Burung Garuda, Ketua Umum Projo Budi Arie, santai saja. Mantan Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih itu tidak mempermasalahkan adanya penolakan tersebut.
Baca juga : Industri Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau
“Ya enggak apa-apa. Jangan berandai-andai. Kalau ditolak ya sudah. Toh saya tetap Ketua Umum Projo, pemimpin ormas kan,” tutur Budi Arie dilansir dari tayangan Gaspol! Kompas. com, Kamis (13/11/2025).
Budi Arie menegaskan, keinginannya masuk Gerindra bukan untuk mencari perlindungan hukum atas dugaan kasus judi online. Dia menegaskan, alasan utamanya menyampaikan keinginan bergabung ke Gerindra secara terbuka adalah menjawab pertanyaan Presiden RI Prabowo Subianto.
Diketahui, pada Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Juli 2025, Prabowo sempat bertanya kepada Budi Arie apakah akan berlabuh ke Gerindra atau PSI.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya