Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kader Partai Kepala Garuda Menolak
Mimpi Budi Arie Gabung Ke Gerindra Masih Gelap
Sabtu, 15 November 2025 06:45 WIB
Sebelumnya
“Sudah, kan saya cuma... saya sudah sampaikan, satu, saya menjawab pertanyaan Presiden,” tegasnya.
Budi Arie mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah elite Partai Gerindra soal keinginannya bergabung. Namun, dia menyerahkan penuh keputusan dan mekanismenya kepada partai tersebut.
Masalahnya, setelah Budi Arie mengungkapkan keinginannya bergabung ke Partai Gerindra, banyak pihak justru menolaknya. Di antaranya Sekjen Pimpinan Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar), Rocky Candra.
Baca juga : Musda Golkar Sulsel Belum Diputuskan DPP
“Kami menghormati siapa pun yang ingin berjuang bersama. Tapi Partai Gerindra bukan tempat persinggahan bagi mereka yang baru datang ketika langit politik sedang cerah,” ujar Rocky, Sabtu (8/11/2025).
Menurut Rocky, kegelisahan yang muncul di kalangan kader muda Gerindra bukan bentuk penolakan terhadap individu, melainkan upaya menjaga kemurnian arah perjuangan partai agar tidak bergeser dari cita-cita awal.
“Sebagian besar dari kami generasi muda Gerindra tidak alergi terhadap keterbukaan,” ujarnya.
Baca juga : Tekad Danantara Pesawat Grounded Mengudara Lagi
Rocky mengatakan, Gerindra selalu percaya pada semangat rekonsiliasi dan kebangsaan yang luas. Tapi, kata dia, ada garis yang tidak boleh dilanggar.
“Partai ini dibangun dengan idealisme, bukan oportunisme,” terangnya.
Penolakan serupa dilakukan kader Partai Gerindra se-Sumatera Utara (Sumut) atas keiinginan Budi Arie bergabung ke Gerindra. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo mengatakan, penolakan itu didasari penilaian bahwa Budi Arie belum sesuai dengan garis perjuangan partai.
Baca juga : Industri Sawit Jadi Motor Penggerak Ekonomi Hijau
“Kami Gerindra Sumut dan 33 DPC Gerindra se-Sumut menilai Pak Budi Arie belum sesuai dengan garis perjuangan itu,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).
Jona menegaskan, penolakan kepada Budi Arie juga demi menjaga marwah Presiden Prabowo di masyarakat. Menurutnya, sejumlah pemberitaan negatif yang tertuju kepada Budi Arie akan merusak citra partai jika bergabung.
“Kita tahu saat ini masyarakat Indonesia sangat mencintai Pak Prabowo. Kita tidak ingin ada halhal yang kemudian merusak rasa cinta dan kepercayaan masyarakat terhadap presiden,” katanya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya