Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Musda VIII Rampung, Tito Istianto Resmi Nahkodai KNPI Banten
Minggu, 25 Januari 2026 14:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten yang digelar pada 24–25 Januari 2026 di Le Dian Hotel, Kota Serang, menandai hadirnya energi baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Forum tertinggi KNPI tingkat provinsi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani, Sekretaris DPRD Provinsi Banten Subhan Setiabudi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten Babar Suharso, unsur TNI/Polri, Kejaksaan Tinggi Banten, serta Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandi.
MUSDA VIII dihadiri penuh oleh perwakilan DPD KNPI delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten, organisasi kepemudaan (OKP), tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis BEM mahasiswa, serta unsur pemerintah daerah.
Musyawarah ini menjadi ajang konsolidasi arah gerak KNPI Banten di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks.
Baca juga : Tewaskan 22 Orang, Kapolres Jakpus Panggil Pemilik Usaha Dan Gedung
Peran pemuda dinilai perlu terus diperkuat guna menumbuhkan nilai persatuan dan kesatuan dalam pembangunan bangsa. Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah yang hadir langsung dalam agenda tersebut menegaskan bahwa MUSDA bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, misi, dan nilai dasar gerakan pemuda.
Ia juga menekankan pentingnya peran KNPI dalam mengawal pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dalam MUSDA tersebut, Tito Istianto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPD KNPI Banten periode 2026–2029, setelah satu calon lainnya mengundurkan diri saat proses pencalonan.
Jalannya musyawarah berlangsung kondusif, kolektif, serta mengedepankan prinsip demokrasi dan musyawarah mufakat, dengan menampung berbagai gagasan dan aspirasi dari unsur pemuda, pemerintah, dan masyarakat.
"KNPI harus kembali memainkan peran sebagai simpul persatuan pemuda. Bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai kekuatan moral dan ideologis yang berpihak pada masa depan bangsa. Ke depan, saya akan mengedepankan program pengembangan sumber daya pemuda, peningkatan soft skill, inkubator bisnis UMKM pemuda, ruang kreatif pemuda, serta program ketahanan pangan pemuda di Provinsi Banten,” ujar Tito di hadapan peserta MUSDA.
Baca juga : Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Bantu Bencana Sumatera
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan, Pemerintah Provinsi Banten membuka ruang kolaborasi luas dengan KNPI. Menurutnya, sinergi yang telah terbangun pada kepemimpinan Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah dan Sekretaris Jenderal Guntur Setiawan, akan terus diperkuat dengan dukungan pemerintah daerah.
Dimyati menegaskan bahwa pemuda harus tampil sebagai mitra strategis pembangunan yang mampu menghadirkan solusi, bukan sekadar kritik. KNPI diharapkan menjadi jembatan antara idealisme pemuda dan kebutuhan pembangunan daerah.
“Saya berharap di bawah kepemimpinan saudara Tito Istianto, KNPI Banten mampu melahirkan pemuda yang tidak hanya berdampak bagi Banten dan Indonesia, tetapi juga memiliki pola pikir global sebagai calon pemimpin dunia,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Ketua DPD KNPI Banten, Ahmad Jayani, menilai MUSDA VIII sebagai momentum penting regenerasi kepemimpinan dan penataan organisasi.
Baca juga : Luciano Spalletti Resmi Nahkodai Juventus
“Perbedaan pandangan adalah bagian dari dinamika organisasi. Yang terpenting, setelah MUSDA ini seluruh elemen pemuda kembali bersatu menjaga marwah KNPI sebagai rumah besar bersama,” tuturnya.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tito kembali menegaskan bahwa kepemimpinan KNPI ke depan harus bersifat kolektif dan responsif terhadap persoalan riil di masyarakat.
“Amanah ini bukan milik pribadi. KNPI Banten harus lebih inklusif, progresif, dan hadir memberikan solusi atas persoalan pemuda, mulai dari pendidikan, lapangan kerja, hingga partisipasi sosial,” tegasnya.
Dengan berakhirnya MUSDA VIII, KNPI Banten diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemersatu pemuda dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya