Dark/Light Mode

Tewaskan 22 Orang, Kapolres Jakpus Panggil Pemilik Usaha Dan Gedung

Selasa, 9 Desember 2025 22:14 WIB
Foto: Situs berita resmi Pemprov Jakarta
Foto: Situs berita resmi Pemprov Jakarta

RM.id  Rakyat Merdeka - Polres Metro Jakarta Pusat segera memanggil dan memeriksa pemilik usaha serta pemilik gedung yang menjadi lokasi kebakaran maut di Kemayoran. Langkah ini dilakukan untuk mendalami unsur kelalaian dan pertanggungjawaban dalam insiden yang menewaskan 22 orang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan pemeriksaan terhadap para pihak dilakukan secara proaktif di Mapolres.

"Tadi sudah beberapa kami bawa ke Polres Jakarta Pusat untuk lakukan pemeriksaan," kata Kapolres kepada wartawan, Selasa (9/12).

Baca juga : Media Gathering 2025, KPU Gelar Diskusi Pemilu

Kapolres menegaskan bahwa investigasi akan mencakup segala kemungkinan kelalaian yang terhubung dengan penyebab kebakaran.

"Tentunya dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah penyebab tersebut juga dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," tegasnya.

22 Korban di RS Polri, Dugaan Awal dari Baterai Drone

Saat ini, kepolisian telah memastikan evakuasi seluruh korban ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Total korban tewas mencapai 22 orang.

Baca juga : Gelar Rapat Di Hambalang, Prabowo Nyatakan Perang Dengan Penambang Ilegal

"Perlu kami sampaikan, saat ini di Rumah Sakit Polri sudah terdapat sebanyak 22 korban kebakaran di lokasi ini. Yaitu 7 laki-laki dan 15 wanita," ujar Kapolres.

Posko bantuan untuk keluarga korban telah didirikan di RS Polri, dan administrasi korban sedang diproses agar jenazah bisa segera diambil oleh keluarga.

Terkait sumber api, Kapolres menyampaikan dugaan sementara yang masih harus dibuktikan secara ilmiah oleh Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polri.

Baca juga : Pemerintah Berantas Balpres, Industri Tekstil Terlindungi

"Kalau dari keterangan tadi, memang sementara baru karena baterai ya, baterai dari drone yang terbakar," ungkapnya.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya serius dalam menangani kasus ini. "Tentunya kami serius untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara kebakaran ini," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.