Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai peran anggota DPRD Fraksi Hanura tetap strategis meski perolehan suara nasional tidak dominan. Menurut Toto, sapaan akrab Yunarto, di politik bukan sekadar angka. Terlebih, di era media sosial seperti saat ini.
"Satu influencer saja bisa mendorong sebuah isu. Apalagi anggota DPRD, meskipun hanya lima atau enam orang di suatu daerah," kata Toto di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Hanura se-Indonesia di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (1/5/2026) malam.
Menurutnya, kekuatan partai tetap bisa dibangun melalui keberanian mengambil sikap yang berbeda. "Ketika mereka bersuara berbeda atas nama daerah yang mungkin merasa dianaktirikan, itu bisa menjadi gaung. Bukan hanya untuk DPRD-nya, tetapi juga bagi para pemangku kepentingan di daerah," ujar Toto.
Baca juga : Lantik Pengurus Baru, PSI Jambi Targetkan Antar Kader Ke Senayan
Ia menilai, Hanura memiliki peluang untuk menempatkan diri sebagai partai yang berani mengambil posisi politik asalkan dapat mengutamakan kepentingan daerah. Terutama di tengah persepsi bahwa daerah kerap kurang mendapat perhatian.
Selain itu, Toto menegaskan kinerja anggota DPRD menjadi faktor kunci Hanura untuk kembali lolos ke Senayan.
"Jangkar dari proses rebound elektoral Hanura ada pada kinerja 525 anggota DPRD-nya. Mereka punya ruang melalui reses, isu-isu daerah dan berbagai momentum untuk membangun positioning politik," tegasnya.
Baca juga : Harwan: Integrasi Etika Dan Compliance Kunci Kepercayaan Publik
Toto mendorong legislator Hanura di daerah tampil beda. Bertekad menunjukkan diferensiasi dan konsistensi membela kepentingan daerah.
"Gaungnya bukan hanya untuk daerah, tetapi juga bagi Hanura sebagai partai yang dikenal membela daerah. Berbeda dengan partai lain yang cenderung mengikuti arus kekuasaan di pusat," jelasnya.
Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu, nilai Toto, partai yang hanya mengikuti kekuasaan berpotensi ikut terdampak sentimen negatif. Sebaliknya, partai yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat di daerah justru berpeluang mendapatkan keuntungan elektoral.
Baca juga : Gibran: Kerukunan Jadi Kunci Kekuatan Bangsa
"Partai yang konsisten membela kepentingan daerah, apalagi dalam situasi seperti sekarang, bisa mendapatkan insentif elektoral yang lebih besar," pungkasnya.
Sekadar informasi, Yunarto menjadi pemateri dalam Bimteknas Hanura. Selain Yunarto, akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung juga diagendakan mengasah kualitas DPRD Fraksi Hanura.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya