Dark/Light Mode

Buka Workshop PAN, Zulhas Ajak Kader Bantu Rakyat Mulai Dari Pilah Sampah

Senin, 8 Juni 2026 16:15 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka Workshop Nasional Fraksi DPRD PAN se-Indonesia di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Zulhas meminta kader PAN membantu rakyat dengan mendorong budaya memilah sampah dari rumah.
Dok. PAN
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan membuka Workshop Nasional Fraksi DPRD PAN se-Indonesia di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Zulhas meminta kader PAN membantu rakyat dengan mendorong budaya memilah sampah dari rumah. Dok. PAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta seluruh kader partainya turun langsung membantu masyarakat menyelesaikan persoalan lingkungan hidup. Langkah itu dimulai dari hal sederhana, yakni membiasakan memilah sampah dari rumah.

Pesan tersebut disampaikan Zulhas saat membuka Workshop Nasional Fraksi DPRD PAN se-Indonesia di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Kegiatan itu dihadiri lebih dari seribu anggota DPRD PAN dari berbagai daerah.

Menurut Zulhas, slogan "Bantu Rakyat" yang selama ini diusung PAN harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan masyarakat.

Baca juga : Zulhas Urai Kerumitan Regulasi, Pengolahan Sampah Jadi Listrik Dikebut

"Slogan 'Bantu Rakyat' itu harus berwujud aksi nyata. Persoalan paling riil yang dihadapi masyarakat hari ini adalah sampah dan kita tidak bisa menyelesaikannya jika hanya bicara dari dalam ruang sidang yang nyaman," kata Zulhas.

Menteri Koordinator Bidang Pangan itu menilai persoalan sampah tidak akan selesai jika pemerintah daerah hanya mengandalkan fasilitas pengolahan di hilir. Perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan sampah.

"Kuncinya ada di hulu, di rumah kita masing-masing. Memilah sampah harus menjadi budaya baru di rumah, kantor, sekolah hingga restoran. Jika gerakan di hulu ini tidak berjalan, teknologi pembangkit energi sampah secanggih apa pun di hilir tidak akan mampu menyelesaikan masalah," ujarnya.

Baca juga : Eddy Soeparno Gelar PANsar Murah di Bogor Bantu Rakyat Jelang Lebaran

Karena itu, workshop tidak hanya diisi diskusi dan pemaparan materi. Para legislator PAN juga diwajibkan mengikuti praktik langsung bersama komunitas pengelola sampah dan petugas kebersihan.

Zulhas menegaskan, seorang pejabat publik harus mau belajar dari masyarakat yang sehari-hari berada di lapangan. Menurutnya, pengalaman langsung akan membantu anggota dewan memahami persoalan yang dihadapi warga.

Ia juga menyebut langkah tersebut merupakan bentuk dukungan PAN terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto di bidang lingkungan hidup, khususnya pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang pengelolaan sampah menjadi energi.

Baca juga : Brantas Abipraya Garap Pembangunan Sekolah Rakyat Di 7 Wilayah

Menurut Zulhas, kader PAN yang duduk di DPRD memiliki peran penting menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam regulasi daerah agar implementasinya berjalan efektif.

"Tugas legislator PAN di daerah adalah menerjemahkan mandat nasional tersebut ke dalam regulasi lokal. Pulang dari sini, setiap anggota membawa PR untuk merumuskan perda yang konkret untuk mendukung kebijakan tersebut," katanya.

PAN berharap gerakan memilah sampah dari sumbernya dapat menjadi budaya baru di masyarakat sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan dari pengolahan sampah di berbagai daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.