Dark/Light Mode

Akhir Bulan Ini Ke NTT, Safari Jokowi Berlanjut

Rabu, 29 Juli 2026 07:30 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan safari ke Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Dok. PSI)
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan safari ke Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Dok. PSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan safari politiknya ke daerah. Setelah menyambangi Lampung, Jokowi dijadwalkan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir bulan ini. Agendanya, Jokowi bakal bertemu tokoh daerah, relawan, sekaligus menghadiri agenda Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Kabar tersebut disampaikan Ketua DPP PSI Bestari Barus. Menurutnya, NTT menjadi tujuan berikutnya dalam rangkaian safari kebangsaan Jokowi. “Kami akan memulai safari berikutnya pada tanggal 31 Juli nanti di NTT,” kata Bestari kepada wartawan, Selasa (28/7/2026). 

Bestari menjelaskan, kunjungan itu, merupakan tindak lanjut undangan masyarakat sekaligus menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPW PSI NTT.

Saat ini, PSI bersama relawan masih mematangkan seluruh rangkaian kegiatan agar kunjungan Jokowi dapat dimanfaatkan secara maksimal. 

“Ada pertemuan dengan masyarakat yang mengundang, ada dengan kelompok masyarakat, ada dengan para tokoh, ada dengan relawan lokal setempat, ada bersama PSI utamanya,” ujarnya. 

Baca juga : Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp 8,1 Miliar

Meski demikian, Bestari belum bersedia membeberkan secara rinci tokoh-tokoh yang akan ditemui Jokowi selama berada di NTT. “Nanti dipantau saja seperti apa di NTT,” sambung mantan politisi NasDem tersebut. 

Ia menambahkan, akan berangkat lebih dulu ke NTT untuk memastikan seluruh persiapan berjalan lancar. “Lusa saya sudah berangkat mengawali,” katanya. 

Sementara itu, Koordinator Relawan Jokowi Jilid II (RJ2) NTT, Utje Gustaaf Patty mengonfirmasi, Jokowi dijadwalkan berada di NTT selama empat hari. Mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2026. Agenda dipusatkan di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, mencakup kegiatan ekonomi, kemasyarakatan, politik, serta konsolidasi relawan. 

Pada hari pertama, Jokowi dijadwalkan meninjau budidaya rumput laut di Pantai Aer Cina, Desa Oesiana, Kabupaten Kupang, sekaligus berdialog dengan para petani. Hari kedua, eks Wali Kota Solo itu akan berbaur bersama warga dalam kegiatan Car Free Day di Jalan El Tari, Kota Kupang. 

Di hari ketiga, Jokowi dijadwalkan menghadiri Rakerda PSI NTT untuk memberikan arahan kepada para kader. Rangkaian safari akan ditutup pada 3 Agustus dengan pertemuan bersama relawan pendukung Jokowi se-NTT. 

Baca juga : Hati-hati, AI Bisa Jadi Ancaman Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua DPW PSI NTT Christian Widodo mengajak masyarakat menyambut kedatangan Jokowi. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus membangkitkan optimisme masyarakat NTT. 

“Ini menjadi momentum kebersamaan yang sangat dinantikan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ujarnya. 

Christian mengatakan, antusiasme masyarakat menyambut Jokowi sangat tinggi. Banyak warga telah lama menantikan kesempatan untuk kembali bertemu langsung dengan Presiden yang memimpin Indonesia selama dua periode tersebut. “Banyak yang rindu dengan Pak Jokowi. Masyarakat sudah tidak sabar untuk bertemu langsung dengan beliau,” jelasnya. 

Menurut Christian, kehadiran Jokowi bukan hanya menjadi magnet bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan memperkuat semangat gotong royong dan optimisme dalam membangun daerah. 

“Selamat pulang kampung kembali, Pak Jokowi. Masyarakat Nusa Tenggara Timur siap menyambut Bapak dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan,” tuturnya. 

Baca juga : Golkar Kalteng Minta Kader Kedepankan Musyawarah

Diketahui, kunjungan ke NTT merupakan kelanjutan safari Jokowi ke sejumlah daerah. Sebelumnya, mantan Presiden itu mengunjungi Lampung selama tiga hari, 26-28 Juni 2026. 

Di Lampung, Jokowi menghadiri sejumlah agenda. Mulai dari Rakorda PSI di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang, bertemu tokoh adat di Kedaton Keagungan Bandar Lampung hingga menerima gelar adat dari lima kerajaan adat Lampung. 

Ia juga mengunjungi Museum Transmigrasi dan Desa Bagelen di Kabupaten Pesawaran, berdialog dengan pelaku UMKM, menghadiri ramah tamah bersama pengurus PSI dan relawan, serta menutup kunjungannya dengan menghadiri Kirab Budaya di Lampung Timur. 

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro memiliki dua tujuan utama. Pertama, ikhtiar memperbesar basis dukungan PSI.Kedua, langkah antisipatif untuk menjaga pengaruh politik keluarga Jokowi, jika di kemudian hari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak lagi menjadi pendamping Presiden Prabowo Subianto. 

“Dengan begitu, efek politik Jokowi tetap terjaga melalui aktivitas blusukan dan safari ke berbagai daerah,” pungkas Agung. [UMM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.