Dark/Light Mode

Gunakan Strategi Modern, Partai Hanura Siap Hadapi Pemilu 2029

Minggu, 25 Oktober 2026 13:03 WIB
Ketua Team Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella didampingi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Barat saat diwawancarai wartawan usai menggelar rapat konsolidasi di Mamuju pada Sabtu (24/10/2026). Foto: Hanura
Ketua Team Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella didampingi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulawesi Barat saat diwawancarai wartawan usai menggelar rapat konsolidasi di Mamuju pada Sabtu (24/10/2026). Foto: Hanura

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyiapkan strategi politik berbasis ilmu pengetahuan, survei, dan konsultan untuk memperkuat daya saing partai sekaligus menghadapi Pemilu 2029.

Ketua Team Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella mengatakan partainya mulai menerapkan pendekatan modern dalam pengelolaan organisasi dan penyusunan strategi elektoral agar setiap langkah politik didasarkan pada perhitungan yang terukur.

"Jadi Hanura hari ini mengelola partainya dengan cara-cara modern, dengan memakai ilmu pengetahuan. Jadi tidak sekadar rasa-rasa, mungkin-mungkin itu tidak dipakai lagi. Hari ini berdasarkan ilmu pengetahuan," katanya usai acara konsolidasi pengurus DPD, DPC, dan anggota DPRD Partai Hanura se-Sulawesi Barat (Sulbar) di Hotel Maleo, Mamuju pada Sabtu (24/10/2026).

Rio menerangkan, pendekatan tersebut diperlukan agar partai dapat memetakan potensi perolehan suara dan menentukan strategi yang tepat di setiap daerah pemilihan (dapil).

Partai Hanura juga akan melakukan survei di sejumlah dapil, termasuk di Sulbar, untuk mengetahui kondisi politik dan peluang partai dalam menghadapi kontestasi mendatang.

Baca juga : Bentuk 221 PAC Di Sultra, Task Force Hanura Puji Semangat Para Kader

"Kita harus tahu bahwa apa yang harus kita lakukan, dan apa hasil pengelolaan yang akan datang pun, Partai Hanura harus tahu gambaran itu. Itu yang akan kita lakukan nanti," ujarnya.

Rio menjelaskan Team Task Force DPP Hanura telah mengunjungi 26 provinsi dalam rangka memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan mesin politik hingga tingkat daerah.

Dalam konsolidasi di Sulawesi Barat, dia menyebut struktur kepengurusan partai di tingkat kecamatan telah mencapai sekitar 98 persen. Dari 68 kecamatan yang menjadi sasaran pembentukan kepengurusan, hanya dua kecamatan yang belum mengunggah persyaratan melalui aplikasi partai.

Dia optimis seluruh kepengurusan tingkat kecamatan dapat diselesaikan pada akhir November 2026, sebelum konsolidasi dilanjutkan hingga tingkat desa atau ranting.

"Jadi, dari aplikasi yang kami punya dan mereka unggah persyaratan itu dari 68 kecamatan, sisa dua kecamatan saja yang belum diunggah. Jadi, menurut saya itu hampir 98 persen," katanya.

Baca juga : Task Force Hanura Apresiasi Optimisme Kader Sultra Hadapi Pemilu 2029

Selain memperkuat struktur organisasi, Partai Hanura juga mendorong perubahan semangat dan karakter kader melalui penggunaan logo baru bergambar singa yang melambangkan kekuatan, kecepatan, keteguhan, dan keberanian menghadapi persaingan politik.

Rio Capella menekankan, partainya membutuhkan kader yang tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga siap bekerja dan bersaing dalam kontestasi politik.

"Kami bukan hanya menyusun kepengurusan, tapi mencari petarung di setiap dapil. Itu yang akan kami unggulkan pada pemilu yang akan datang," imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Task Force DPP bersama pengurus DPD, DPC, dan anggota DPRD Hanura se-Sulawesi Barat juga menandatangani Wall of Commitment and Victory sebagai bentuk komitmen untuk memenangkan Pemilu 2029.

Perwakilan DPP Hanura turut menyerahkan bantuan operasional untuk pemasangan papan nama partai dan pembukaan rekening partai kepada pengurus DPC dan PAC di Sulbar.

Baca juga : Hanura Dukung Program Pemerintah, Sarankan Prabowo Bentuk Zaken Kabinet

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Sulawesi Barat Andi Dody Hermawan mengatakan pihaknya siap memaksimalkan konsolidasi organisasi dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.

“Insya Allah, saya akan maksimalkan kondisi yang ada. Dengan bantuan dari semua pengurus DPD, DPC, dan PAC yang lainnya. Ya, kalau kesiapan kami itu sebenarnya, karena dari kemarin saja ini kami sudah siap untuk menghadapi pertarungan di 2029,” katanya.

Dia menerangkan, Partai Hanura di Sulbar saat ini memiliki dua anggota DPRD provinsi dan tujuh anggota DPRD kabupaten yang tersebar di enam kabupaten.

Andi Dody berharap penguatan koordinasi antara pengurus DPD, DPC, dan PAC dapat menjadi modal bagi partai untuk meningkatkan daya saing politik di tingkat provinsi maupun kabupaten pada pemilu mendatang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.