Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Ummat mengaku dalam kondisi siap tempur menghadapi Pemilu 2024. Selain telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sebagai sebuah legalitas, partai bentukan Amien Rais ini juga sedang bersih-bersih kepengurusan.
“Sekarang sedang melakukan konsolidasi dan rekruitmen kenggotaan, juga konsolidasi struktural untuk pengembangan fungsi strategis partai,” ujar Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat Partai Ummat Mustofa Nahrawardaya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Petrokimia Gresik Bersiap Bangun Pabrik Soda Ash
Mustofa bersyukur, partainya telah mendapatkan legalitas SK Kemenkumham yang disahkan 20 Agustus lalu. Seluruh kader se-Indonesia menyambut antusias. Pasalnya, satu per satu mimpi menjadi kontestan Pemilu 2024 terwujud.
Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengamini, tidak mudah berjuang mendirikan sebuah partai baru. Satu tahun belakangan, Partai Ummat bisa konsisten berjuang. Mulai dari sosialisasi, menyusun AD/ART Partai, hingga beragam dokumen mendirikan sebuah partai baru.
Baca juga : Survei NSN: Kepuasan Publik Jakarta Terhadap Anies Menurun
”Para kader sangat antusias karena sebagai wujud rasa syukur,” ucap Mustofa.
Satu tahun perjalanan Partai Ummat, berbagai dinamika terjadi di internal. Termasuk, ditinggal pergi salah satu pendirinya, yaitu Agung Mozin alias Bang Amoz.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya