Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kampanye Pemilu 2024 Dimulai Hari Ini
Di Atas Sudah Damai Di Bawah Harus Rukun
Selasa, 28 November 2023 08:20 WIB
Sebelumnya
Terakhir giliran pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Keduanya tiba secara bergantian sekitar pukul 09.10 WIB. Diawali oleh Gibran, lalu Prabowo. Keduanya kompak mengenakan kemeja biru.
Usai semuanya dipastikan hadir, para Capres-Cawapres dan perwakilan partai politik diminta untuk menaiki panggung utama. Di momen ini, mereka serempak membacakan naskah deklarasi yang isinya komitmen untuk mewujudkan Pemilu 2024 secara damai. Pembacaan naskah ini dipandu oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
Baca juga : PB HMI MPO: Anak Muda Pertimbangkan Gagasan Capres-Cawapres
Setelah itu disusul dengan penandatanganan nota kesepakatan kampanye pemilu damai 2024. Dalam kesempatan ini juga, para Capres-Cawapres diberikan waktu untuk memberikan kalimat sambutan.
Diawali oleh Anies. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyinggung soal ramainya pemberitaan mengenai adanya kecurangan di Pemilu 2024. Anies bilang, baru kali ini kecurangan Pemilu ramai disuarakan masyarakat. “Saya rasa Bawaslu menyaksikan, di pemilu-pemilu sebelumnya tidak banyak orang membicarakan netralitas, membicarakan tentang ketidakjujuran,” sebut Anies.
Baca juga : Jakarta Ingin Miliki Iklim Demokrasi Yang Sehat Sebagai Barometer Nasional
Menurut Anies, banyaknya pembicaraan soal kecurangan menandakan penurunan kepercayaan masyarakat. Untuk itu, dia mengingatkan, Bawaslu agar mengembalikan kepercayaan publik.
“Kita harus buktikan dengan jawaban netralitas, jawaban dengan konsistensi atas apa yang ditandatangani, atas yang dikatakan undang-undang dilaksanakan sepenuhnya di lapangan,” warning mantan rektor Universitas Paramadina itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya