Dark/Light Mode

Dihujat Netizen Gara-gara Maju Pilkada Tangsel

Marshel: Kan Nggak Ngambil Hak Orang Lain

Selasa, 9 Juli 2024 07:25 WIB
Stand up komedian, Marshel Widianto (kanan) bersama Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi Bersama Kader Gerindra Kota Tangerang Selatan di Hotel Trembesi, BSD, Kota Tangerang Selatan. (Foto: IG @sufmi_dasco)
Stand up komedian, Marshel Widianto (kanan) bersama Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi Bersama Kader Gerindra Kota Tangerang Selatan di Hotel Trembesi, BSD, Kota Tangerang Selatan. (Foto: IG @sufmi_dasco)

RM.id  Rakyat Merdeka - Stand up komedian, Marshel Widianto, akhirnya menanggapi kritikan netizen dan masyarakat. Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan yang diusung Partai Gerindra itu disorot latar belakang dan kehidupan pribadinya, karena dianggap tak mencerminkan kriteria seorang pemimpin.

Marshel menyatakan, meski latar belakang hingga kehidupan pribadinya tak sebersih dan se­baik orang lain, namun selama hidup dan berkarier, dia tidak pernah mengambil hak orang lain. Menurut dia, itu penting dan harus dimiliki seorang pe­mimpin.

“Dari semua omongan itu, nggak ada satu pun yang bilang, saya pernah mengambil hak orang lain,” tegasnya di Jakarta, Senin (08/07/2024).

Baca juga : Pendidikan Kok Masih Mahal

Soal latar belakang keor­ganisasian, Marshel mengung­kapkan, dia aktif berpolitik sejak 2018, bergabung dengan organisasi sayap Partai Gerindra, yakni Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA). Namun, dia menyadari, sedikit orang yang mengetahui hal itu, sehingga banyak kritikan yang datang.

Diketahui, Partai Gerinrda berencana menggadang pasan­gan Ahmad Riza Patria-Marshel Widianto di Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel. Pengumuman itu disampaikan secara tertulis oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (6/7/24).

Melanjutkan keterangannya, Marshel mengaku tak memper­soalkan berbagai kritik yang di­alamatkan kepadanya. Menurut dia, banyaknya kritik melatih dirinya untuk terus bersabar, serta menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, dan bertanggungjawab.

Baca juga : Banyak Warga Miskin Tak Kebagian Bansos

“Saya mungkin satu-satunya orang, yang berani untuk ma­suk ke kontestasi ini dengan keadaan yang susah, dengan keadaan masa lalu buruk, den­gan keadaan ekonomi yang tidak seberuntung teman-teman yang lain,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Marshel menegaskan, bila dirinya benar-benar didaftarkan sebagai calon Wakil Wali Kota Tangsel oleh Partai Gerindra, sikap tidak akan men­gambil hak orang lain akan dilanjutkannya dengan tidak akan menggrogoti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya tidak akan mengambil sepersen pun duit APBD. Itu yang saya jaga,” cetusnya.

Baca juga : Duel Pelampiasan Dendam Kesumat

Terpisah, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai, pen­gusungan Ahmad Riza Patria-Marshel Widianto mengindi­kasikan adanya kebuntuan di Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilkada Kota Tangsel. Sebab, Riza dan Marshel akan menghadapi jagoan yang akan diusung Partai Golkar, yang juga anggota KIM.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.