Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) Prabowo-Budiman Arvindo Noviar mengomentari ditundanya pengumuman Anies Baswedan oleh PDI Perjuangan (PDIP) sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta.
Banteng dimintanya lebih bijak melihat rekam jejak Anies. "Saya khawatir PDIP jadi korban baru. Coba cek rekam jejaknya dalam politik," ujar Arvindo, Senin (26/8/2024).
Arvindo merinci, Anies sudah banyak melalui berbagai agenda parpol dalam pemilihan kepemimpinan, namun tidak pernah menetap di partai tersebut.
Baca juga : KPK Telusuri Proyek Penunjukan Langsung
Anies sempat mengikuti ajang Konvensi Partai Demokrat untuk Pilpres 2014. Kemudian, menjadi Menteri Pendidikan di era Presiden Jokowi.
Selanjutnya, Anies juga sempat dibantu Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju Pemilihan Gubernur Jakarta 2017, lalu ikut Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh di Pilpres 2024.
"Memang tidak masalah. Sah saja membuka pintu kekuasaan, semua bisa dijalani. Tapi rekam jejak ini harus dipertimbangkan," pungkasnya.
Baca juga : Prabowo Rupanya Sudah Jajal Makan Bergizi Gratis Sejak Januari
Sebelumnya, hari ini beredar kabar Anies bakal diumumin PDIP saat pengumuman calon kepala daerah tahap ke 3. Anies diberitakan disandingkan dengan Rano Karno.
Namun sampai acara selesai, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tak menyebut nama Anies sama sekali. Cagub-cawagub Banteng untuk Pilkada Jakarta pun ditunda pengumumannya.
Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta, Adi Wijaya memberi isyarat partainya akan mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.
Baca juga : Makan Bergizi Prabowo Bisa Tingkatkan Konsumsi Protein Anak Indonesia
Hal ini, disampaikan Adi seusai bertemu Anies di Kantor DPD PDIP DKI, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/8/2024). "Bahas (Pilkada Jakarta). Insya Allah (PDIP usung Anies)," kata Adi kepada wartawan, di Kantor DPD PDIP DKI.
Menurut dia, pertemuan antara DPD PDIP DKI dan Anies untuk menyamakan visi dan misi serta pandangan. Adi menyampaikan partainya dan Anies sepakat untuk mengawal konstitusi dan demokrasi dengan benar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya