Dark/Light Mode

Lawan Dianggap Kakak, Ahmad Ali Harap Pilkada Sulteng Damai

Jumat, 30 Agustus 2024 19:40 WIB
Ahmad Ali  dan Abdul Karim Aljufri saat mendaftar ke KPU Sulteng. (Foto : ist)
Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri saat mendaftar ke KPU Sulteng. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bakal calon Gubernur Sulteng untuk periode 2024-2029, Ahmad Ali berharap Pilkada Sulteng berjalan damai. Waketum Partai Nasdem ini menekankan Pilkada Sulteng merupakan ajang bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

Dalam prosesnya, perbedaan pendapat antara kelompok masyarakat atau antara pasangan calon adalah hal yang wajar dan bagian dari dinamika demokrasi.

“Perbedaan-perbedaan itu hendaklah kita pandang sebagai suatu keniscayaan dalam demokrasi. Hendaknya kita menempatkan siapapun kandidat yang akan maju sebagai putra terbaik Sulawesi Tengah dan kita berikan perasaan serta pikiran positif kepada mereka, karena mereka juga bercita-cita untuk mensejahterakan masyarakat Sulawesi Tengah,” tegas Ahmad Ali dalam pernyataannya, Jumat (30/8).

Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri, resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis 29 Agustus 2024.

Baca juga : Pilkada 2024 Banyak Drama

Pasangan yang dikenal dengan tagline “BERAMAL” ini didampingi oleh para ketua partai koalisi, termasuk mantan Gubernur Sulteng dua periode, Longki Djanggola.

Ahmad Ali meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk memperlakukan semua calon dengan kedudukan, hak, dan martabat yang sama, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“KPU dan Bawaslu harus memahami tanggung jawab mereka sebagai badan pengawas yang diamanatkan oleh undang-undang,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ahmad Ali meminta kepada wartawan untuk berhenti mempropagandakan isu antara dirinya dengan rivalnya di Pilkada Sulteng yakni Rusdy Mastura.

Baca juga : PPP Serahkan Rekomendasi Untuk Ahmad Ali Maju Di Sulteng

“Insyaallah, apapun yang beliau katakan terhadap Ahmad Ali itu adalah nasihat yang diberikan kakak kepada adik-adiknya,” tandasnya.

Dia juga meminta, kepada KPU dan Bawaslu untuk tetap menegakan aturan tanpa pandang bulu.

“Siapapun dia, kalau sudah menjadi calon gubernur, maka tak ada lagi jabatan pada dirinya. Maka aturan harus ditegakan. Hendaklah KPU dan Bawaslu menghormati aturan,” harapnya.

Dia mengkritik KPU, seharusnya tidak memfasilitasi calon gubernur yang menyampaikan ujaran kebencian di tempat ini.

Baca juga : Elektabilitas Tinggi, LSI Catat Kerja Keras Airin di Pilkada Banten

Ahmad Ali juga mengajak untuk terus berbagai dan kampanyekan gagasan-gagasan baik untuk masyarakat Sulawesi Tengah.

“Mari kita terus kampanyekan gagasan-gagasan untuk Sulteng. Sesungguhnya masyarakat Sulteng menunggu itu,” harapnya.

Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur, Abdul Karim Aljufri, berharap agar simpatisan tetap mempertahankan kesetiaan dan kekompakan mereka.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.