Dark/Light Mode

Dave: Kunjungan Delegasi Parlemen Golkar ke China diharapkan Bawa Dampak Positif

Selasa, 30 Juli 2024 17:55 WIB
Delegasi anggota parlemen Golkar diundang langsung untuk mengunjungi Beijing, Chongging dan Shanghai pada tanggal 22 hingga 29 Juli 2024. (Istimewa)
Delegasi anggota parlemen Golkar diundang langsung untuk mengunjungi Beijing, Chongging dan Shanghai pada tanggal 22 hingga 29 Juli 2024. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai China mengundang delegasi anggota parlemen Golkar berkunjung ke Beijing, Chongging dan Shanghai pada tanggal 22 hingga 29 Juli 2024.

Kunjungan delegasi Parlemen Golkar ke China untuk ketemu dengan kongres dan dengan kementerian luar Negeri China.

"Saya memimpin delegasi parlemen Golkar ke China bersama ⁠Gavriel Novanto, ⁠Ahmad Labib, Tovan Maulana dan Yonathan Baskoro, diharapkan kunjungan ini mendapatkan dampak positif bagi Indonesia," kata Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono dalam rilisnya, Selasa (30/7).

Baca juga : Dewan Pembina Bappilu Golkar Tegaskan KIM Tak Pecah

Di China kata Dave, delegasi Parlemen Golkar melihat melihat sejumlah kota, pabrik dan mengunjungi pusat Pemerintahan.

"Berkunjung ke Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah," tutur Dave Laksono.

Bukan itu saja, lanjut Dave, delegasi parlemen Golkar juga membahas kerja sama, baik pelatihan ataupun juga kegiatan-kegiatan lainnya dengan tujuan untuk memperkuat hubungan kedua Partai dan kedua negara.

Baca juga : Whoosh Bakal Berikan Banyak Dampak Positif

"Yaitu, mendorong percepatan transfer teknologi atau juga terus menambah investasi dari China ke Indonesia," ujar Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 ini.

Dia menuturkan, delegasi parlemen Golkar juga disambut dengan baik. Kunjungan ini diharapkan bisa menjadi landasan untuk pengembangan Sumber daya manusia di Indonesia. Dan juga meningkatkan teknologi menuju Indonesia emas 2045.

"Pertemuan ini pastinya juga untuk mendorong energi baru terbarukan, pembangunan Electrical Vehicles (EV). Dan pemanfaatan sumber daya alam juga diharapkan bisa tepat, sehingga tidak merusak alam secara luas. Akan tetapi justru menjaga biodiversity Indonesia," jelasnya.

Baca juga : KPK, Kejagung dan Departemen Kehakiman AS Bahas Perampasan Aset Hasil Korupsi

Dave mengatakan, akan mengadakan diskusi atau konsorsium parpol internasional delegasi.

Dan China juga akan hadir bersama Menlu Tiongkok Wang Yi untuk berbicara mengenai beberapa hal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.