Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nyoblos Di Pilgub Jakarta
GPMI: Anies Bebaskan Pendukungnya Memilih Sesuai Nurani
Rabu, 4 September 2024 08:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pendukung Anies Baswedan dari Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) mengungkapkan, tak ada arahan dari mantan Gubernur Jakrta Anies Baswedan untuk memilih calon tertentu di Pilkada Jakarta.
Meskipun, saat Car Free Day Minggu lalu, Anies secara tak sengaja bertemu dengan duet Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Pramono Anung-Rano Karno. Banyak pihak menduga, Anies akan mendukung pasangan ini, bahkan jadi Tim Suksesnya.
"Pak Anies Baswedan tidak memberikan arahan apapun. Itu hak politik warga untuk mencoblos ke salah satu calon di Pilgub Jakarta," kata Ketua Umum GPMI Syarief Hidayatulllah kepada Rakyat Merdeka, Selasa (3/9/2024).
Pernyataan Anies, lanjut Syarief, dilontarkan saat ratusan warga berbondong-bondong berdatangan ke kediaman Anies di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (1/9/2024) sore.
Kata Syarief, warga Jakarta diminta melihat track record dan visi misi masing-masing paslon. Diungkapkan Syarief, satu-satunya yang bikin hati Anies berat adalah nasib warga di Jakarta Utara yang terancam tergusur kehilangan tempat tinggalnya.
Baca juga : Absen Di Pilkada 2024, Anies: Saya Tidak Akan Meninggalkan Indonesia
"Jika memilih, masyarakat terancam tergusur. Jika tidak memilih, sampai sekarang terus mendapatkan intervensi," ujarnya.
Ditambahkannya, setelah gagal berlayar di Jakarta dan Jawa Barat, Anies mengaku tengah memikirkan untuk membentuk partai politik maupun ormas.
"Memang akan dibuat format untuk memampaung aspirasi dalam waktu dekat ini. Tetapi menunggu waktu yang tepat. Kami relawan ikut arahan Pak Anies apapun keputusannya," tandasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Anies, Sahrin Hamid menegaskan belum ada perbincangan soal tim pemenangan saat pertemuan tak sengaja Anies dengan Pramono-Rano.
"Belum ada perbincangan terkait Tim Pemenangan atau Tim Sukses. Lha, perbincangan mendukung saja belum," kata Sahrin.
Baca juga : Absen Di Pilkada 2024, Anies Baswedan Mau Bikin Partai Baru
Sebelumnya, Rano berharap Anies bersedia menjadi Ketua Tim suksesnya di Pilkada. Rano menilai, keberadaan Anies mampu mewujudkan program kerja yang berkelanjutan. Meski hingga saat ini, ia belum membuka pembicaraan dengan Anies.
Sedangkan Pramono sebelumnya berterima kasih jika Anies bergabung ke dalam tim pemenangan. "Kalau dibantu Mas Anies, ya, matur nuwun, terima kasih. Alhamdulilah," ujar Pramono.
Namun belakangan, Senin (2/9/2024), Pramono melempar sinyal, bukan Anies yang akan menjadi ketua timsesnya.
"Sudah saya putuskan siapa yang mau jadi ketua timsesnya, nanti diumumkan. Yang jelas, bukan politisi, bukan mantan gubernur. Jelas ya, tapi good looking. Mas Anies kan politikus," tutur Pramono.
Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Adi Prayitno menduga, Anies akan netral di Pilkada 2024 ini. Anies yang kini memilih menjaga jarak, juga dinilai tidak akan mengerahkan pendukungnya untuk memilih paslon tertentu.
Baca juga : Nyaman Selama Dipimpin, Komunitas Jawa Merangin Dukung Nalim Jadi Bupati
"Sepertinya agak sulit jadi tim sukses. Saya kira Anies akan tetap netral, menjaga posisinya agar tidak condong ke pihak mana pun," ujar Adi.
Dia menyarankan, ketimbang berharap kepada Anies, Pramono Anung-Rano Karno lebih baik menunjukkan kerja politik yang agresif dan intensif mendatangi warga meyakinkan bahwa mereka pemimpin Jakarta yang layak dipilih.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya