Dark/Light Mode

Kepuasan 60,7 Persen, Elektabilitas Karna Sobahi Melorot Di Pilbup Majalengka

Senin, 30 September 2024 20:42 WIB
Calon Bupati Karna Sobahi. (Foto: Ist)
Calon Bupati Karna Sobahi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga Poltracking Indonesia menyebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Karna Sobahi selama menjabat Bupati Majalengka periode 2018-2023 berada di angka 60,7 persen. Angka tersebut tak mampu mendongkrak elektabilitas Karna Sobahi di Pilbup Majalengka. Elektabilitas calon bupati nomor urut 2 ini hanya mencapai 29,8 persen. 

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza mengatakan, angka 60,7 persen yang didapat Karna Sobahi merupakan representasi dari rasa ketidakpuasan masyarakat Majalengka. Menurut dia, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepala daerah yang bagus berada di angka 70 sampai 80 persen.

"Kalau melihat angka 60,7 persen ini memang bisa dikatakan ini bukan wujud kepuasan dari masyarakat yang bisa dikatakan bangga," kata Efriza dalam keterangan tertulis, Senin (30/9/2024).

Baca juga : LKPI: Elektabilitas Rudy-Seno Lewati Petahana Isran-Hadi Di Pilkada Kaltim

Menurut dia, penyebab masyarakat Majalengka menilai kepemimpinan Karna Sobahi hanya 60 persen, karena tidak adanya suksesi program pemerintah yang dijalankan secara baik. Sehingga hal ini merupakan wujud kerisauan dari masyarakat.

"Angka 60 itu artinya, masyarakat menilai puas ini karena menghargai saja hasil kepemimpinan. Kalau kepuasan masyarakat tinggi tentu akan berdampak pada elektabilitasnya. Tapi nyatanya kan tidak," ungkapnya.

Efriza menerangkan hasil tingkat kepuasan yang cukup rendah ini dibuktikan dari elektabilitas pasangan Karna-Koko yang hanya menyentuh 32,3 persen. Dengan demikian dapat disimpulkan, masyarakat Majalengka menginginkan adanya suksesi kepemimpinan baru, selain pasangan Karna-Koko.

Baca juga : Kampanye Negatif Bisa Rontokkan Elektabilitas Kandidat Kepala Daerah di Pilkada

"Kemantapan Pak Karna itu cukup kecil dan dibuktikan dari elektabilitasnya yang angkanya hanya 32 persen dan fakta yang tidak menginginkan Pak Karna itu lebih tinggi," tandasnya.

Berdasarkan data terbaru, Poltracking Indonesia baru saja merilis survei periode 1-7 September 2024. Hasilnya, H. Eman Suherman–Dena Muhamad Ramdhan menempati posisi teratas dengan angka 56,9 persen. Sementara, kandidat lawan yaitu paslon nomor urut dua, Karna Sobahi–Koko Suyoko hanya mendapat elektabilitas 32,3 persen.

Dari survei diketahui sebanyak 60,7 persen masyarakat menyatakan puas dengan kinerja Bupati Majalengka Periode 2018- 2023. Survei ini juga mengungkap bahwa hanya 28,4 persen responden yang merasa kurang puas, sementara sisanya sebanyak 7,8 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Baca juga : Survei Indikator: Pasangan Eman-Dena Unggul Di Pilbup Majalengka

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, karena Pilkada Majalengka masih berlangsung 2 bulan lagi, maka dinamika politik masih berubah. "Kecuali kalau Pilkada Majalengka dilaksanakan tinggal 1 Minggu atau di hari tenang, maka sudah saya pastikan pemenangnya Eman dan Dena. Tapi kalau saat ini masih belum bisa diprediksi," paparnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.