Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Survei Cyrus Network, Elektabilitas Herman Deru-Cik Ujang Unggul 64,7 Persen
Minggu, 13 Oktober 2024 18:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru-Cik Ujang dalam survei terbaru yang dilakukan Cyrus Network menunjukkan angka 64,7 persen. Sementara pesaingnya, pasangan Mawardi Yahya-Anita Noeringhati baru mencapai 15,0 persen dan Eddy Santana Putra-Riezky Aprilia 10,3 persen. Sisanya yang mengaku belum memutuskan, masih ragu dan tidak tahu ada 7,2 persen, tidak menjawab atau rahasia 2,4 persen dan yang tidak memilih 0,4 persen.
Hal itu diungkapkan CEO Cyrus Network Fadhli MR dalam pemaparan hasil survei di Palembang, Sumsel, Minggu (13/10/2024).
Dalam pertanyaan terbuka (Top of Mind), nama Cagub Petahana Herman Deru dianggap masih paling layak dipilih menjadi Gubernur. Angkanya mencapai 55,9 persen, di bawahnya Mawardi Yahya 10,8 persen, diikuti Eddy Santana Putra 5,9 persen.
Dalam pertanyaan tertutup tidak berpasangan, responden diberikan pilihan jawaban. Elektabilitas Cagub Herman Deru 65,1 persen, Mawardi Yahya 14,1 persen dan Eddy Santana Putra 10,7 persen.
Baca juga : Survei IPO: Elektabilitas RK-Suswono Meroket Pasca Debat
Untuk posisi Cawagub, elektabiltas Cik Ujang 42,7 persen, Anita Noeringhati 14,2 persen dan Riezky Aprilia 9,1 persen.
Dengan selisih angka elektabilitas pasangan yang cukup jauh dan waktu pencoblosan yang kurang lebih hanya tinggal lima minggu lagi, Fadhli berpendapat, elektabilitas Herman Deru-Cik Ujang sulit dikejar.
"Masih ada waktu sekitar lima minggu yang bisa dimanfaatkan. Namun, dengan melihat selisih angka dan sisa waktu saat ini, berat bagi penantang mengejar elektabilitas petahana. Sulit tapi bukan berarti tidak mungkin ya," tegas Fadhli.
Tingkat Kepuasan Terhadap Petahana Tinggi
Baca juga : Elektabilitas Dendi-Alif 60,8 Persen, Ungguli Petahana Dan Independen
Keunggulan Herman Deru, menurut Fadhli, salah satunya karena kinerjanya sebagai Gubernur dinilai baik oleh masyarakat Sumsel.
Tingkat kepuasan (Aproval Ratting), terhadap kinerja Herman Deru sebagai Gubernur mencapai 75,3 persen.
"Responden yang merasa puas ada 67,4 persen dan yang sangat puas 7,9 persen. Sementara yang tidak puas 18,4 persen dan sangat tidak puas hanya 2,5 persen, " papar Fadhli.
Kelebihan umum seorang petahana, karena punya waktu lebih lama untuk mensosialisasikan diri dan menunjukkan kinerja serta hasil kerjanya saat menjabat.
Baca juga : Survei IPO Di Pilgub NTB, Elektabilitas Iqbal-Dinda Teratas
Ketika responden ditanya apakah Herman Deru layak dicalonkan kembali untuk lima tahun ke depan, 71,8 persen menjawab layak, 11,9 persen menjawab sangat layak. Hanya 9,9 persen yang menilai tidak layak dan 1,1 persen menilai sangat tidak layak.
Penilaian terhadap kinerja Wakil Gubernur Mawardi Yahya juga tergolong baik, meski tidak setinggi Gubernur. Sebanyak 55,8 persen responden mengaku puas, dan 3,1 persen sangat puas pada kinerja Wakil Gubernur. Yang mengaku tidak puas ada 20,5 persen dan 0,7 persen sangat tidak puas.
Survei yang dilakukan Cyrus Network ini berlangsung pada 1-5 Oktober 2024, dengan mengambil sampel sebanyak 1.200 responden, yang tersebar secara proporsional di 120 desa terpilih dari 17 Kabupaten/Kota.
Penarikan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan (significant level) survei ini 95 persen dengan margin of error sebesar +/- 2,89 persen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya