Dark/Light Mode

Hari Ini Debat Pamungkas

Tiga Cagub Jakarta Berharap Naik Kelas

Minggu, 17 November 2024 08:00 WIB
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Rano Karno (kanan) bersalaman dengan calon gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil (kedua kanan) disaksikan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun (kedua kiri) dan Kun Wardana (ketiga kiri), calon gubernur nomor urut 3 Pramono Anung (ketiga kanan) dan calon wakil gubernur nomor urut 1 Suswono (kiri) pada debat kedua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (27/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/tom)
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Rano Karno (kanan) bersalaman dengan calon gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil (kedua kanan) disaksikan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun (kedua kiri) dan Kun Wardana (ketiga kiri), calon gubernur nomor urut 3 Pramono Anung (ketiga kanan) dan calon wakil gubernur nomor urut 1 Suswono (kiri) pada debat kedua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (27/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/tom)

RM.id  Rakyat Merdeka - Malam ini, Minggu (17/11/2024), tiga Paslon Cagub-Cawagub Jakarta akan menjalani debat terakhir. Para Cagub-Cawagub sama-sama akan keluarkan jurus pamungkasnya demi menarik simpati masyarakat Jakarta.

Debat ketiga Cagub dan Cawagub DKI Jakarta akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). Sama seperti debat sebelumnya, debat terakhir ini juga tetap diikuti oleh ketiga paslon. Yakni, paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun), dan paslon nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

Tema debat terakhir adalah ‘Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim’. Ada 6 sub tema yang dipilih KPU DKI. Pertama penanganan banjir, kedua penataan pemukiman, ketiga penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan, keempat pengelolaan sampah, kelima ketersediaan air bersih, dan keenam atau terakhir kota layak huni dan penataan ruang terbuka hijau.

Baca juga : Ganjar Pranowo: Ada Menang Sedikit Ada Kalah Sedikit

Anggota KPU DKI Jakarta, Doddy Wijaya menyatakan, pada debat pemungkas, para paslon bakal menjawab pertanyaan warga. Doddy bilang, pihaknya menyebut momen ini sebagai sesi Warga Bicara.

“Pertanyaan dari warga yang ditujukan kepada paslon sudah disiapkan dan akan ditayangkan dalam bentuk video singkat. Pertanyaannya sesuai dengan tema debat, yaitu lingkungan perkotaan dan perubahan iklim,” kata Doddy.

Doddy mengingatkan, seluruh pemilih Jakarta untuk menyaksikan debat terakhir. Sebab, debat bisa menjadi sarana bagi pemilih untuk mempertimbangkan preferensi dalam menentukan siapa yang dicoblosnya nanti.

Baca juga : Eva Yuliana: Hasil Survei Jadi Bahan Evaluasi

“Terutama warga yang belum menentukan pilihan, undecided voters, kemudian pemilih-pemilih pemula, anak-anak yang remaja bisa menjadikan sebagai preferensi untuk memilih pemimpin yang terbaik,” ucap dia.

Cagub nomor 3, Pramono Anung menegaskan, tidak memiliki persiapan khusus untuk mengadu gagasan dengan pasangan calon lain pada debat terakhir. Kata pria yang akrab disapa Pram, seluruh agenda kampanyenya berjalan seperti biasa. “Tidak ada agenda khusus untuk debat,” tandas Pram.

Mantan Sekretaris Kabinet itu berharap, program yang ditawarkannya bisa diterima masyarakat Jakarta dan dicerna secara rasional.

Baca juga : Menpar Widiyanti Gali Potensi Alam & Budaya

Menurutnya, masyarakat bisa menilai dan menimbang program apa saja dari tata kota dan lingkungan yang disampaikan oleh paslon. Ditambah lagi bagaimana program tersebut dapat dilaksanakan.

“Jadi, saya tidak mau mengkhayal lah,” singkat poltisi PDIP itu.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.