Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soal PSN di Papua, Ini Permintaan Senator PFM ke Presiden Prabowo
Jumat, 20 Desember 2024 21:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPD/MPR Paul Finsen Mayor (PFM) meminta agar Presiden Prabowo Subianto meninjau ulang Proyek Strategi Nasional (PSN) di Papua. Permintaan ini disampaikan Senator PFM usai mengikuti ‘’Refleksi Akhir Tahun, Pameran Infografis Hasil Riset, dan Monev Akhir Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (IPSH) Tahun 2024”, yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di Kampus BRIN Kawasan Sains Sarwono Prawirohardjo, Jakarta, Jumat (20/12/2024). Di acara itu dilakukan pemaparan materi hasil riset BRIN terkait Papua dan penjabaran tentang Papua Roadmap.
Sebagai wakil dari daerah, dirinya memandang keputusan PSN di Papua tidak strategis. "Jadi, meminta ditinjau kembali," ucapnya.
Baca juga : Hadirkan Ruang Kesenian, Pertamina Patra Niaga JBB Resmikan Bale Karesmen
PFM menyarankan Presiden Prabowo mengeluarkan kebijakan baru setelah masuk 2025. Tujuannya, agar program tersebut sesuai dengan perkembangan dan dinamika kebutuhan masyarakat.
Jika PSN tetap dilanjutkan, termasuk di Papua, dia meminta agar Pemerintah mengajak dialog masyarakat secara langsung untuk mendapatkan hasil terbaik. "Pemerintah harus mengajak masyarakat bicara secara langsung. Agar tujuan PSN tercapai, dan hak-hak dari masyarakat tidak terampas," imbuhnya.
Baca juga : 160 Badan Publik Kurang dan Tidak Informatif, KI Pusat Akan Laporkan ke Presiden
Program yang masuk PNS di Papua antara lain pengembangan Pelabuhan Sorong, pembangunan Bandara Nabire Baru, pembangunan Bandara Siboru Fak Fak, pembangunan Kawasan Industri Teluk Bintuni, Proyek Tangguh LNG Train 3 di Papua Barat, pembangunan Kepala Dalam dan Industri Turunannya, dan Pengembangan Kawasan Perbatasan-10 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong di Papua Barat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya