Dark/Light Mode

Liburan dan Tahun Ajaran Baru Bersamaan, Begini Atur Keuangan

Rabu, 17 Juni 2026 18:12 WIB
Foto:
Foto:

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertengahan tahun menjadi periode yang cukup menantang bagi banyak keluarga di Indonesia. Di satu sisi, musim liburan sekolah mendorong peningkatan pengeluaran untuk rekreasi, perjalanan, maupun aktivitas keluarga.

Di sisi lain, orang tua juga harus bersiap menghadapi tahun ajaran baru yang identik dengan berbagai biaya pendidikan. Kebutuhan tersebut mencakup uang pangkal, seragam, perlengkapan sekolah, hingga berbagai kebutuhan penunjang kegiatan belajar.

Kondisi ini terjadi di tengah situasi ekonomi yang membuat masyarakat semakin selektif dalam mengelola pengeluaran. Karena itu, masyarakat perlu memahami berbagai pilihan pembiayaan yang tersedia, termasuk memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak apabila dibutuhkan.

Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah hanya memperhatikan besaran bunga pinjaman tanpa mempertimbangkan komponen biaya lainnya.

Padahal, biaya administrasi maupun biaya tambahan lain dapat memengaruhi total kewajiban pembayaran yang harus ditanggung di kemudian hari.

Meningkatnya literasi keuangan masyarakat juga mendorong kebutuhan terhadap layanan pembiayaan yang lebih transparan.

Baca juga : Gugun Gumilar: Tahun Baru Islam Momentum Kebangkitan Umat Hadapi Tantangan Global

Pengguna kini tidak hanya menginginkan proses yang cepat, tetapi juga informasi yang jelas mengenai total biaya pinjaman sejak awal.

Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto menilai, transparansi menjadi aspek penting dalam membantu masyarakat mengambil keputusan finansial secara lebih matang.

“Kami memahami bahwa seiring meningkatnya inklusi dan literasi finansial di Indonesia, transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring. Pengguna perlu memahami komponen biaya, tenor, hingga rincian pembayaran agar dapat menyesuaikan keputusan finansial dengan kemampuan mereka,” ujarnya.

Sebagai salah satu contoh layanan yang mengedepankan transparansi, SPinjam mengusung kampanye “Jelas Tanpa Jebakan” dengan menampilkan informasi biaya secara terbuka kepada pengguna.

Untuk pinjaman pertama, layanan ini menawarkan bunga tetap mulai 1,8 persen per bulan atau setara 0,06 persen per hari serta bebas biaya administrasi.

Melalui skema tersebut, pengguna dapat mengetahui estimasi cicilan yang harus dibayarkan sejak awal.

Baca juga : Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II

Sebagai ilustrasi, pinjaman sebesar Rp 1,5 juta dengan tenor tiga bulan memiliki cicilan sekitar Rp 527 ribu per bulan. Sementara untuk tenor enam bulan, cicilan berkisar Rp 277 ribu per bulan.

Simulasi tersebut dapat membantu pengguna menyesuaikan kebutuhan pinjaman dengan kondisi keuangan masing-masing.

Bagi masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, perlengkapan sekolah, maupun kebutuhan mendesak lainnya, proses pengajuan pinjaman kini dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi.

Pada layanan SPinjam, pengguna dapat mengakses fitur tersebut melalui aplikasi Shopee maupun ShopeePay. Proses aktivasi dimulai dengan memilih menu SPinjam dan mengklik opsi “Aktivasi Gratis”.

Selanjutnya, pengguna diminta mengunggah KTP aktif, melengkapi data diri, serta melakukan verifikasi wajah.

Setelah itu, pengguna akan menerima kode verifikasi (OTP) yang harus dimasukkan untuk melanjutkan proses pengajuan. Penyedia layanan kemudian akan melakukan peninjauan terhadap data yang diajukan.

Baca juga : Tahan Belanda, Mental Timnas Jepang Jadi Kebanggan

Berdasarkan informasi perusahaan, proses verifikasi rata-rata dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima menit, meski durasinya dapat berbeda tergantung profil kredit masing-masing pengguna.

Jika pengajuan disetujui, limit pinjaman akan muncul pada halaman SPinjam dan dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Meski prosesnya semakin mudah dan cepat, masyarakat tetap diimbau untuk mengajukan pinjaman secara bijak, mempertimbangkan kemampuan pembayaran, serta memastikan seluruh rincian biaya dan kewajiban telah dipahami sebelum melakukan pencairan dana.

Di tengah meningkatnya kebutuhan selama musim liburan dan menjelang tahun ajaran baru, pengelolaan keuangan yang disiplin tetap menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas keuangan keluarga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.