Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
DPR Optimistis Beroperasi Pada Tahun Ajaran Baru
Brantas Abipraya Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II
Senin, 15 Juni 2026 12:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi V DPR RI optimistis pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II di Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dapat rampung dan siap digunakan sebelum dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027.
Optimisme tersebut disampaikan usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke lokasi proyek pada Jumat (12/6) untuk meninjau langsung progres pembangunan yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero).
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menilai progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif. Meski waktu pelaksanaan relatif terbatas, ia menegaskan kualitas pembangunan harus tetap menjadi prioritas utama.
Komisi V DPR RI juga meminta Brantas Abipraya bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga seluruh pekerjaan selesai.
Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, Brantas Abipraya Percepat Irigasi Merauke
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah fasilitas utama yang tengah dibangun, antara lain ruang kelas, asrama putra dan putri, rumah susun guru, serta fasilitas dapur.
Selain itu, turut dibahas pentingnya integrasi tata ruang mengingat Sekolah Rakyat mengusung konsep boarding school yang akan menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Menanggapi hasil kunjungan tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komisi V DPR RI terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II.
“Kami menyambut baik kunjungan kerja Komisi V DPR RI sebagai bentuk dukungan dan pengawasan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II. Masukan yang disampaikan menjadi motivasi bagi Brantas Abipraya untuk terus menjaga kualitas pekerjaan sekaligus memastikan penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Dian.
Baca juga : Mensesneg Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Karya Brantas Abipraya di Minahasa
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa yang akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat tersebut.
Menurut Dian, pembangunan Sekolah Rakyat Jabar II saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Bersama seluruh pemangku kepentingan, Brantas Abipraya terus melakukan percepatan pekerjaan dan pengawasan secara ketat agar seluruh fasilitas dapat berfungsi optimal saat tahun ajaran baru dimulai.
“Kualitas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan,” katanya.
Sekolah Rakyat Jabar II dirancang untuk menampung sekitar 900 hingga 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kategori desil 1 dan desil 2, atau kelompok miskin dan miskin ekstrem.
Baca juga : Harkitnas Ke-118, Brantas Abipraya Garap Pembangunan SR di Berbagai Daerah
Kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi unggul melalui lingkungan belajar yang terintegrasi dan didukung fasilitas yang memadai.
Sebagai BUMN konstruksi yang berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur pendidikan dan sosial, PT Brantas Abipraya (Persero) menyatakan terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkualitas, tepat mutu, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
“Sebagai BUMN konstruksi, Brantas Abipraya bangga dapat berkontribusi dalam mewujudkan program ini dan akan terus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi penerus bangsa,” ujar Dian.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya