Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Sudah saatnya pemerintah mengadakan lagi proyek-proyek padat karya yang mampu menampung puluhan ribu korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Dengan proyek padat karya, korban PHK akan punya uang lagi untuk membeli beras, lauk pauk dan seragam anak sekolah.
Korban PHK akibat pandemi Covid-19, plus PHK akibat bangkrutnya beberapa pabrik tekstil, banyak yang belum mendapat pekerjaan lagi. Akibatnya mereka turun kelas, menjadi orang miskin.
Baca juga : Beras Untuk Rakyat Kecil
Orang-orang yang masih menganggur ini perlu segera diselamatkan dengan cara menciptakan lapangan kerja baru di desa atau perkampungan padat penduduk, dekat tempat mereka tinggal.
Untuk itu, kita berharap, Kementerian PUPR bersama-sama Dinas PUPR Provinsi dan Kabupaten secepatnya merancang proyek-proyek pembangunan infrastruktur, yang bisa dijadikan proyek padat karya. Apakah itu proyek pembangunan jalan kabupaten, jalan kecamatan, jalan desa, atau proyek perbaikan sarana irigasi.
Baca juga : Tak Boleh Pelit Ke Rakyat Kecil
Hal serupa bisa dilakukan Kementerian ESDM bersama-sama PLN, yaitu merancang proyek padat karya pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau pembangkit listrik mikro hidro. Kementerian lainnya juga mesti merancang proyek padat karya. Semakin banyak proyek padat karya dibuka, semakin banyak korban PHK bisa ditampung.
Kita juga berharap, untuk korban PHK, yang berminat menekuni usaha kerajinan atau kuliner, diberikan pelatihan oleh institusi yang menangani bisnis rakyat kecil. Setelah diberi pelatihan, mereka mesti diberi bantuan modal usaha.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.