Dark/Light Mode

Regenerasi Ketum Parpol

Senin, 19 November 2018 08:54 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Sudah saatnya, para senior menyerahkan top leadership di parpol diserahkan ke generasi kedua. Sudah terlalu tua mereka memimpin dan berkuasa penuh. Sungguh kekuasaan itu sangat membius dan membuat addict. Apapun tapuk kekuasaannya, nature-nya sama.

Sudah disepakati bersama bahwa absoluth power tends to corrupt: kekuasaan yang terlalu lama dan bersifat mutlak cenderung koruptif. Tidak ada-nya check and balance membuat kekuasaan semau gue. Tidak ada proses dialektika dan atau mekanisme demokrasi dalam pengambilan keputusan membuat penguasa seperti raja.

Baca juga : Utang & Simsalabim

Kalau sudah seperti ini, dipadu dengan kekuasaan atas militer dan aparatur kepolisian, perbedaan bisa dieliminasi atas nama stabilitas dan harmoni. Pembungkaman perbedaan pemikiran dilakukan untuk mengawal kekuasaan agar terus berlangsung lama. Sampai mereka mati bila diperlukan.

Kepemimpinan parpol juga tersentuh nature yang sama. Menguasai parpol terlalu lama dan absoluth bisa membuat seseorang ya korup. Tidak harus berupa korup uang tapi juga pengambilan keputusan. PDI Perjuangan, Demokrat dan Gerindra misalnya, sampai sekarang tidak jelas kapan akan memunculkan penerusan kepemimpinan generasi kedua. Masih betah dengan kursi kekuasaan.

Baca juga : Dunia Politik Makin Telanjang

Sungguh enak. Sejatinya semua partai menyegerakan untuk melakukan transper kekuasaan. Zaman sudaj berubah. Tuntunan zaman juga. Serahkan kepada yang muda untuk berkarya. Partai juga harus berkembang meliputi generasi mileneal. Generasi milenial dengan segala tantangannya juga punya pikiran tentang kekuasaan. Oleh karenanya, partai segera harus punya cara merespon pikiran yang demikian tadi. Segera lakukan suksesi kekuasaan untuk partai yang sehat dan maju. Saatnya yang muda memimpin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :