Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tegas, Munich Ancam Potong Gaji Pemain Yang Ogah Divaksin

Selasa, 23 Nopember 2021 05:55 WIB
Pemain Bayern Munich, Joshua Kimmich. (Foto : Marca)
Pemain Bayern Munich, Joshua Kimmich. (Foto : Marca)

RM.id  Rakyat Merdeka - Klub raksasa Bayern Munich tegas soal aturan vaksin Covid-19. Lima pemainnya diancam tidak boleh membela klub dan bakal mendapat pemotongan gaji lantaran emoh untuk divaksin Covid-19.

Kelima pemain yang terancam bayarannya dikurangi adalah Joshua Kimmich, Serge Gnabry, Jamal Musiala, Eric-Maxim Choupo-Moting, dan Michaël Cuisance.

Dilansir Daily Bild, Kimmich dkk kini sedang diisolasi karena kontak erat dengan salah pemain yang terpapar Covid-19. Lantaran belum divaksin, Munich mengharuskan kelima pemain menjalani karantina lebih lama dengan pemotongan gaji.

Berita Terkait : Antonsen: Momota Pemain Yang Sulit Dikalahkan

Di samping itu, pemain yang belum divaksin juga tidak boleh bergabung dalam sesi latihan bersama rekan-rekannya dan dilarang tampil membela klub.

"Pemain yang belum divaksin harus memahami risiko tidak bermain atau latihan bersama," kata pelatih Munich Julian Nagelsmaan yang sempat menjalani isolasi namun sudah divaksin.

Kimmich dkk dipastikan absen saat Munich akan melakoni Liga Champions lawan Dynamo Kyiv pekan ini.

Berita Terkait : Cegah Bencana, Ketum PKB Minta Pembukaan Lahan Pertanian Tak Babat Hutan

Dengan kebijakan ini, klub Munich dikabarkan bisa menghemat pengeluaran. Bild menaksir juara bertahan Bundesliga akan menghemat sekitar 1 juta euro atau sekitar Rp 16 Miliar. 

Di sisi lain, belum divaksinnya Kimmich terbilang mengejutkan. Sebab pada awal mewabahnya Covid-19, ia bersama Leon Goretzka ikut menyuarakan gerakan “We Kick Corona”.

Dalam gerakan tersebut Kimmich juga turut mendonasikan 250 ribu euro atau sekitar Rp 4 Miliar untuk membantu mereka yang terkena dampak virus corona. [IPL]