Dewan Pers

Dark/Light Mode

Permainan Dramatis, Denny Sumargo Hampir Kalah Tanding Basket Dengan Pegawai Bank

Minggu, 9 Januari 2022 19:23 WIB
Foto: Dok. BNI
Foto: Dok. BNI

 Sebelumnya 
Keadaan mulai berbalik dengan cetakan-cetakan poin Denny yang pelan tapi pasti, hingga dirinya berhasil mencetak 5 points dengan Teknik bowling shot. Tidak puas begitu saja, Denny memberikan kesempatan bagi Bona untuk melakukan 5 points, namun sayangnya masih gagal. Denny pun menang dengan hasil akhir 24 – 18.

“It’s over. BNI Singapura, kita ke sana,” kata Denny dengan sangat puas.

Global Talent

Bernama asli Bonanza Siregar, dirinya yang dulu cukup lama tergabung dalam tim Satria Muda kini memutuskan untuk mengejar karir di BNI.

Baginya BNI merupakan tempat yang tepat karena setiap pegawainya disiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di kancah dunia atau biasa disebut Global Talent.

Berita Terkait : Dilaporkan Karena Selingkuh, Keluarga Askara Harsono Mulai Tertutup Dengan Warga Sekitar

Hal tersebut didukung dengan keberadaan Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI yang ada di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York, serta Sub Branch di Osaka. Setelah lulus dari Strata 2 di usia 28 tahun, Bona memutuskan untuk pensiun dari dunia basket dan bergabung dengan BNI.

“BNI ini adalah wadah bagi para mantan pemain seperti gua, bisa berkarir dan bekerja didukung dengan fasilitas yang memadai bagi para pegawainya untuk berolahraga,” ujarnya.

Denny sepakat dengan Bona. “Di BNI ini ada tempat gym-nya, lapangan futsalnya, lapangan basketnya, ada kantor yang sangat menyenangkan, dan pastinya orang-orang yang sangat kooperatif dan men-support dalam bekerja.," ujar Denny.

Menurut Denny, BNI ini punya visi misi untuk lebih dekat dengan milenial, termasuk merekrut milenial seperti lu yang punya prestasi dari olahraga dan atlit lain dari cabang olahraga lain.

 “Banyak banget pegawai yang dulunya atlet-atlet-dari olahraga lain seperti bola voli dan bulutangkis. Nah, sekarang BNI lagi support bulutangkis Indonesia. Kemarin kan baru juara Thomas Cup," ujar Denny.

Berita Terkait : Berdayakan Jutaan UMKM, BRI Gandeng PNM Dan Pegadaian

Soalnya bulutangkis, menurut Denny itu memang olahraga budaya Indonesia. "Kita udah tahu kan ya bulutangkis prestasinya udah di mana-mana. Beda sama basket yang baru terkenal cuma gua,” canda Denny.

Buka Rekening Setelah Main Basket

Sebelum pulang, Bona ingin memberikan hadiah sejumlah uang untuk Denny, namun secara cashless antar rekening BNI. Denny yang belum punya rekening BNI hendak langsung bergegas ke kantor cabang BNI terdekat, namun dicegah oleh Bona.

“Lu cukup buka rekeningnya di handphone doang. Masuk ke microsite BNI, terus lu baca syarat dan ketentuannya dulu. Pilih jenis tabungan antara Taplus atau Taplus Muda," ujar Bona.

"Tapi karena lu udah enggak muda lagi, lu pilih Taplus aja. Isi data diri, upload foto KTP, NPWP, selfie dengan KTP, dan foto tanda tangan. Lu juga jangan lupa aktifin BNI Mobile Banking supaya gampang ngecek hadiah uang dari gue udah masuk atau belum," tambah Bona lagi.

Berita Terkait : PTK Raih 3 Penghargaan BUMN Branding Dan Marketing Award 2021

 “Awas lu kalo gua cek, tapi enggak ada,” Denny masih saja bercanda sebelum akhirnya undur diri. “Sampai ketemu lagi, Bro!" ujar Denny.

Pertarungan basket sengit ini dapat disaksikan di Channel Youtube Pebasket Sombong Denny Sumargo dengan link : https://youtu.be/P1EzXvSgxP4. [SRI]