Dark/Light Mode

Paris Saint Germaint Incar Maradona Georgia

Kamis, 20 Juni 2024 05:31 WIB
Khvicha Kvaratskhelia. (Foto : ist)
Khvicha Kvaratskhelia. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rumor bursa transfer pemain kian hangat di Liga Italia. Napoli dikabarkan telah menolak tawaran Rp 1,7 triliun dari Paris Saint Germaint (PSG) untuk Khvicha Kvaratskhelia.

Tapi, penolakan ini kemungkinan bakal jadi dilema lantaran pemain yang dijuluki Maradona dari Georgia itu sudah tidak betah bermain di San Paolo.

Keengganan Kvaratskhelia bertahan disinyalir karena Napoli gagal lolos ke Liga Champions musim depan, sehingga berniat hijrah ke klub lain musim depan.

Baca juga : Persebaya Rekrut Mantan Pemain Timnas U-20 Portugal

Hadirnya Antonio Conte sebagai pelatih baru Napoli pun kian menambah spekulasi akan hengkangnya sang pemain.

Kabar terbaru menyebut, Napoli sudah menolak tawaran mewah dari PSG untuk Kvaratskhelia. Nilainya mencapai 100 juta euro atau lebih dari 1,7 triliun rupiah.

Dalam pernyataan resminya Napoli menegaskan, Kvaratskhelia tidak masuk daftar jual di musim panas ini. Kontraknya di Napoli masih berlaku 3 tahun lagi, dan pihaknya bertekad untuk mempertahankannya hingga masa kontrak tersebut berakhir.

Baca juga : Jelang IPO, Cipta Perdana Lancar Paparkan Target Di 2024

“Terkait pernyataan agen Kvaratskhelia, Mamuka Jugeli dan ayahnya, Badri, Napoli menekankan bahwa pemain ini masih terikat kontrak selama 3 tahun lagi,” tegas I Partenopei, seperti dikutip dari Football Italia, Rabu (19/6).

“Kvaratskhelia tidak masuk daftar jual. Yang menentukan masa depan pemain yang berada di bawah kontrak Napoli adalah klubnya, bukan agen atau ayahnya,” imbuhnya.

Pernyataan Napoli tersebut seolah telah memperlihatkan adanya konflik antara klub dan pihak pemain. Potensi terjadinya dilema paska ditolaknya tawaran PSG pun semakin besar, karena pihak pemain telah bersikeras untuk hengkang dari Napoli.

Baca juga : Bamsoet Resmikan Operasional Pabrik Amunisi Swasta Pertama di Indonesia

“Saya tidak ingin orang-orang berpikir bahwa Kvaratskhelia ingin bertahan. Kami ingin tetap pergi setelah Euro 2024 berakhir,” kata agen Kvaratskhelia, Jugeli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.